Rabu, 8 April 2026

Wagub Jakarta Ahok Minta Warga Jangan Panik Soal RFID

Wagub Jakarta Ahok membantah ada denda RFID, sehingga warga jangan panik.

WARTA KOTA, JAKARTA - Pembagian Radio Frequency Identification (RFID) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengakibatkan kemacetan parah di kawasan SPBU.

Kepala DInas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, warga semestinya tidak perlu berbondong bondong mengantri RFID.

Pembagian RFID ini akan disebar ke lokasi lain, karena di SPBU mengakibatkan antrean panjang.

“Dishub DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya, Pertamina, dan PT Inti sudah rapat, hasilnya, pemasangan RFID harus dikoordinasikan dengan Suku Dinas Perhubungan WIlayah dan Kepolisian setempat,” ujarnya, Kamis (5/12).

Selain itu, juga sudah disepakati bahwa pemasangan RFID disebar, bukan hanya di SPBU.

Namun juga di lokasi-lokasi lain seperti pusat perbelanjaan, dan kantor pemerintah maupun swasta.

”Setiap gedung kan ada lokasi parkirnya, itu bisa dimanfaatkan untuk memasang RFID, jadi tidak semua mengantri di SPBU, efeknya antrian sampai ke jalan dan menghambat arus lalu lintas,” jelasnya.

Hasil rapat juga memutuskan bahwa PT Pertamina juga melakukan sosialisasi secara massif kepada masyarakat terkait program RFID.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku sudah mengetahui antrean RFID di SPBU membuat masalah baru terhadap kemacetan ibukota.

Ia meminta warga Jakarta tidak panik terkait rumor yang beredar perihal pengenaan denda pemasangan RFID.

"Pertamina sudah menyatakan agar masyarakat nggak usah panik, sudah nggak ada calo, karena permasalahannya sampai Juni 2014 juga masih ada. Warga panik seolah-olah itu barang akan habis. Sekarang kan Pertamina masih kasih," ujar Basuki.

Menurutnya, rumor denda yang beredar di masyarakat disebabkan kurangnya sosialisasi kepada pemilik kendaraan.

Sedangkan Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki kewajiban melakukan sosialisasi karena semua dilakukan oleh Pertamina.

" Mungkin sosialisasinya saja yang kurang. Saya yakin sampai Juni tahun depan, saya sudah tanya sama Dirjen ESDM kok," tuturnya.

Sumber: WartaKota
Tags
RFID
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved