Sabtu, 11 April 2026

Farhat vs El dan Al

Komnas PA Minta Polisi Tak Izinkan Partai Tinju El vs Farhat

Begitu juga dengan Farhat yang disebut Arist, seharusnya bisa mengayomi hukum.

WARTA KOTA, CILANDAK - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) turun tangan menjelang pertarungan tinju antara Ahmad Djalaludin Rumi alias El melawan Farhat Abbas yang akan digelar di Sasana Tinju Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2013).

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait meminta ke Polda Metro Jaya agar tidak memberikan izin ke PB Pertina Provinsi DKI Jakarta yang diminta untuk menggelar pertarungan El vs Farhat itu. Bagi Arist, tinju El dan Farhat bukan olah raga.

"Itu bukan olahraga, tapi mempertontonkan kekerasan atas nama balas dendam," kata Arist saat dihubungi, Jumat (29/11/2013). Siapapun yang memfasilitasi pertandingan El dan Farhat, dianggap Arist, melanggar hak anak.

"(Pertandingan tinju) Itu akan menanamkan rasa kebencian. Kalo anak-anak sudah menanamkan kebencian sungguh tidak baik," ujar Arist yang menyebutkan, pertandingan tinju itu hanya akan mempertontonkan kekerasaan dan tidak bijak.

Arist mengatakan, jika Ahmad Al Ghazali alias Al dan El tetap ngotot bertinju untuk membela nama baik keluarganya, tetap tak diperkenankan. Begitu juga dengan Farhat yang disebut Arist, seharusnya bisa mengayomi hukum.

Pun demikian dengan dengan Dhani. Arist menyebutkan, sebagai ayah, Dhani kurang bijak mendaftarkan El bertarung tinju ke PB Pertina. "Kami melawan keinginan itu. Kami merekomendasikan kepada kapolda agar tidak memberikan izin," tegasnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved