Pengemis Kaya

Walang Ingin Beli Honda Jazz

Awalnya, Walang mengaku, menjadi tukang becak pada tahun 1985.

Penulis: Mohamad Yusuf |

WARTA KOTA, CIPAYUNG - Walang bin Kilon (54), pengemis asal Kampung Waladin R 24/06, Kelurahan Pasirbungur, Subang, Jawa Barat, mengaku uang Rp25.448.600 merupakan hasil tabungannya selama bisnis jual beli sapi di kampung.

Awalnya, Walang mengaku, menjadi tukang becak pada tahun 1985. Selama menjadi tukang becak tersebut, ia menyisihkan penghasilannya. Hingga pada 2010, berhenti menjadi tukang becak dan memulai bisnis jual beli sapi.

"Modalnya Rp5 juta dari hasil tabungan nge-becak. Dari situ saya beli sapi lalu saya jual. Untungnya bisa Rp1 juta sampai Rp2 juta. Sampai kekumpul Rp20 juta," katanya.

Namun, lanjutnya, uang tersebut justru digunakan untuk bertaruh pemilihan Kepala Desa Ranca Asih, di kampungnya. Beruntung, dirinya memenangkan taruhan tersebut. "Saya pasang Rp20 juta, eh ternyata menang, saya dapat Rp40 juta totalnya," kata Walang.

Uang itu pun langsung ia setorkan untuk biaya uang muka ongkos naik haji, Rp30 juta, tahun 2019 nanti berangkat. Kekurangannya Rp20 juta ia cicil per bulan Rp1 juta. "Sisanya Rp10 juta saya pakai lagi buat modal jual beli sapi," katanya.

Namun, yang membuatnya ia kesal, ketika menyimpan uang hasil jual beli sapi di rumahnya, justru dicuir. Uang Rp 10 juta, dicuri oleh anak tirinya, Awin. "Makanya saya bawa uangnya sekarang di dalam gerobak," katanya.

Menurut Walang, ia memilih untuk menjadi pengemis karena uang yang didapatnya lebih mudah. Dibandingkan ia harus jual beli sapi. "Jadi uang ini sebenarnya Rp21 juta memang uang dari hasil jual beli sapi, Rp4 juta dari mengemis. Totalnya Rp25 juta," katanya.

Namun, ia mengaku, nantinya setelah dari ibadah haji, akan membeli sebuah mobil. Meskipun itu hanya sebuah mobil bekas. "Maunya beli mobil sedan aja yang cuma muat tiga penumpang di belakang. Mau beli Honda Jazz RS. Iya dong, masak kalau udah haji nggak naik mobil," katanya.

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved