Naik Transjakarta, Ini Pendapat Pelajar SDN Petojo Selatan 05
"Sekarang busnya sudah bagus, bersih. Kalau dulu ancur banget," tuntasnya.
WARTA KOTA, GAMBIR - Seratusan pelajar kelas IV sampai VI Sekolah Dasar Negeri Petojo Selatan 05, Jakarta Pusat, berwisata menggunakan Bus Transjakarta, Rabu (27/11). Ini sebagai wujud pengenalan dini terhadap penggunaan alat transportasi umum.
Farhan (11), salah seorang siswa kelas V SDN Petojo Selatan 05 mengaku sangat gemar menaiki bus Transjakarta. Selain, tidak mengalami kemacetan, bus itu juga aman dan nyaman.
"Enak naik busway karena jalurnya sendiri dan ga ada macet. Apalagi sekarang pihak kepolisian sedang giat-giatnya menyeterilisasi jalur busway," kata Farhan kepada Warta Kota di bus Transjakarta koridor 1, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/11).
Menurutnya, saat ini banyak sekolah-sekolah di Jakarta tidak mengizinkan anak didiknya untuk menggunakan sepeda motor ke sekolah. Karenanya, dia memilih menggunakan moda transportasi massal seperti angkutan umum dan bus Transjakarta.
"Keadaan bus Transjakarta sendiri sekarang sudah bersih, serta ACnya dingin. Apalagi denda Rp500 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp1 juta roda empat, membuat jalur bus Transjakarta menjadi steril," katanya.
Senada dengan Farhan, Cut Afnan FP (11) siswi kelas V SDN Petojo Selatan 05 mengaku gembira dengan pengenalan sejak dini penggunaan moda transportasi massal seperti bus Transjakarta. Pasalnya, dengan menggunakan angkutan umum bisa membantu mengurangi kemacetan yang kerap melanda Ibu Kota.
"Perasaannya enak dan bahagia naik busway. Walaupun kalau ngebut suka goyang-goyang tapi aman. Lebih enak naik busway karena ga macet," katanya.
Menurutnya, sarana dan prasarana bus Transjakarta saat ini sudah banyak berubah. Pasalnya, bus-bus yang sering mogok jarang ditemuinya di jalan. "Sekarang busnya sudah bagus, bersih. Kalau dulu ancur banget," tuntasnya.