Minggu, 26 April 2026

Festival Budaya Johar Baru Tak Bisa Bendung Aksi Tawuran

Upaya Pemkot Jakarta Pusat mengadakan Festival Budaya Kampung Johar Baru untuk meredam aksi tawuran dikawasan itu tampaknya gagal.

Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JOHAR BARU - Upaya Pemkot Jakarta Pusat mengurai aksi tawuran yang kerap terjadi di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, dengan mengadakan Festival Budaya Kampung Johar Baru, Jakarta Pusat pada hari Minggu (17/11) kurang efektif.

Pasalnya, puluhan warga Kampung Rawa RT 12 RW 02, Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat kembali melakukan aksi tawuran dan mengakibatkan satu rumah yang berisikan tiga kios terbakar, Senin (18/11) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pantauan Warta Kota, rumah yang terbakar dengan ukuran 8 meter x 3 meter di Jalan Rawa Sawah 3 no 6, RT 12 RW 02, Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru merupakan milik Sundari.

Dia menyewakan tiga kios yaitu untuk klontongan (bahan kebutuhan pokok, kosmetik, dan toko jamu. Di depan toko klontong tepatnya disebelah tiang listrik, terdapat sebuah tukang penjual bensin eceran dan sebuah motor Yamaha Mio berwarna hitam ketika kejadian.

Menurut salah seorang saksi, Rismita (53), warga RT 12 RW 02, Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Aksi tawuran tersebut terjadi di pertigaan Masjid Nuraini, Jalan Rawa Sawah, Johar Baru, ketika warga sedang lelap tidur.

"Tawuran antara warga dari Pasar Gembrong sama anak Kampung Rawa. Massa yang tawuran semuanya pada pakai helm dan mulai melemparkan batu, petasan, serta panah. Sementara kebakaran terjadi jam 02.30 WIB, dan baru bisa dipadamkan pukul 03.00 WIB," kata Rismita kepada wartawan di lokasi kejadian.

Rismita menjelaskan kronologi kejadian yang menyebabkan tiga kios terlalap si jago merah. Saat tawuran terjadi, ada salah satu kelompok massa yang melempar petasan sehingga tersangkut di atas terpal kios.

Sedangkan, di depan kios itu terdapat beberapa botol bensin eceran dan tabung gas yang dijual oleh pedagang eceran.

"Terpal terbakar dan di bawahnya terdapat bensin. Jadi memang karena itu kebakarannya. Cepat banget kebakarannya, terus warga langsung menyelamatkan diri," kata Rismita.

Akibatnya, kios yang menjual kebutuhan bahan pokok itu terbakar. Api juga merambat ke dua kios yang berada di sebelahnya.

Dia mengaku tidak mengetahui awal mula aksi tawuran itu terjadi. Dalam seminggu, katanya, aksi tawuran kerap terjadi di kawasan Johar Baru.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved