Kecantikan Mahasiswi Korban Air Keras Tinggal Kenangan
Aksi penyiraman air keras oleh Ricky Halim, membuat wajah cantik mahasiswi Universitas Bina Nusantara itu menjadi rusak.
Penulis: Feryanto Hadi |
WARTA KOTA, PALMERAH - Keluarga hanya bisa mengenang wajah cantik Lynia Davega. Aksi penyiraman air keras oleh Ricky Halim, membuat wajah cantik mahasiswi Universitas Bina Nusantara itu menjadi rusak.
Pada kesempatan pertemuan dengan wartawan kemarin, pihak keluarga menunjukkan dua foto Lynia; sebelum dan sesudah tersiram air keras. Jelas berbeda sekali. Dalam foto sebelum disiram, wajah Lynia putih dan bersih.
Dia memiliki hidung yang indah, begitu juga senyumnya. Tetapi saat keluarga menunjukkan foto kedua, tampak perbedaan mencolok. Kecantikan Lynia berubah setelah ia disiram air keras oleh mantan kekasihnya, Ricky.
Dalam foto itu, terlihat luka bakar yang mengupas hampir seluruh bagian wajahnya. Terlihat luka yang cukup parah di mata bagian kirinya. Ferdie selaku pengacara korban menjelaskan, selama ini pihak keluarga menyembunyikan kondisi korban karena tidak tega dengan korban, bukan karena tidak kooperatif dengan awak media.
"Kami tidak ingin membuat korban dan keluarga terpuruk dengan melihat foto korban dipajang di media massa dalam keadaan seperti itu. Tapi sekarang kami terpaksa mempublikasikan kondisi wajah Lynia, lantaran melihat pemberitaan yang akhir-akhir ini muncul setelah pelaku berhasil ditangkap," ujarnya.
Fuad Hamdani, kakak korban, menjelaskan selama masa perawatan intensif dalam kurun 43 hari ini, Lynia Davega telah mengalami tindakan operasi sebanyak 7 kali. Lynia mengalami luka bakar tingkat 3 yang dinyatakan sebagai tingkatan paling parah.
Untuk penanganan yang lebih baik, kini Lynia telah dipindahkan dari Rumah Sakit Royal Taruma ke ruang intensif Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
"Dari foto yang kami tunjukkan, publik bisa melihat seberapa hancur wajah adik saya. Kami sadar kesempatan Lynia di masa depan tidak akan seperti orang lainnya. Itu sebabnya kami berharap Ricky dihukum seberat mungkin," tutup Fuad.
Ricky Halim sendiri sudah diringkus Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat bekerja sama dengan Tim Jatrantas Polda Metro Jaya dan Polda Kalimantan Barat.
Pelarian Ricky selama satu bulan terhenti saat polisi menangkapnya di Jalan Kom Yos Sudarso, Komplek Duta Kalbar Indah, RT 08 RW 04, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, Pontianak, Kalimantan Barat pada Kamis (7/10) lalu.
Lelaki lulusan Universitas Tarumanegara ini kini mendekam di tahanan Mapolres Metro Jakarta Barat.