Modal Bigmatch Bayern Muenchen

Juara Eropa Bayern Muenchen memecahkan rekor sebagai klub paling lama tak terkalahkan dalam sejarah kompetisi Liga Jerman

Modal Bigmatch Bayern Muenchen
Repro Warta Kota
Pelatih Bayern Muenchen Pep Guardiola memeluk Mario Goetze saat digantikan oleh Arjen Robben (kanan). 

WARTA KOTA, MUNICH - Juara Eropa Bayern Muenchen memecahkan rekor sebagai klub paling lama tak terkalahkan dalam sejarah kompetisi Liga Jerman (Bundesliga). Catatan itu diraih setelah menang 3-0 melawan Augsburg, di Allianz Arena, Sabtu (9/11).

Dengan catatan 37 pertandingan liga tak terkalahkan, Bayern kini melewati rekor Hamburg yang tak terkalahkan dalam 36 pertandingan sejak Januari 1983 atau 30 tahun yang lalu. Kekalahan terakhir Bayern saat melawan Bayer Leverkusen pada Oktober 2012,

"Rekor ini luar biasa dan sulit dipercaya. Tidak mudah untuk melakoni 37 pertandingan tanpa satu pun kekalahan. Saya mengucapkan selamat pada klub," kata pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola, yang mulai melatih klub itu pada Juni lalu.

Sebelumnya, Guardiola membuat catatan pribadi yang menyamai rekor Barcelona 2002/2003 dengan sembilan kemenangan di Liga Champions bersama Bayern Muenchen. "Saya merasa klub ini mengalami kemajuan setiap pertandingan. Itu sangat penting," imbuh Guardiola.

Melawan Ausburg, Muenchen menang duluan melalui gol Jerome Boateng ketika laga baru berlangsung lima menit. Pemain sayap Perancis, Franck Ribery kemudian melakukan tendangan bebas menit ke-42 untuk melahirkan gol tambahan. Gol terakhir diciptakan Thomas Mueller dari titik penalti lima menit menjelang pertandingan usai.

Kemenangan dan catatan rekor baru tersebut menjadikan modal penting untuk laga Bigmatch melawan Borussia Dortmund. Kebetulan finalis Liga Champions musim lalu itu baru saja dikalahkan Wolfsburg 1-2. Meski demikian, Guardiola tetap menganggap klub tersebut sebagai ujian serius. Apalagi laga tersebut akan digelar di Stadion Signal Iduna Park.

Laga terakhir di stadion itu, tepatnya pada Piala Super Jerman, 27 Juli lalu, Muencen kalah telak 2-4. "Dortmund akan menjadi percobaan bagus bagi tim kami. Mereka selevel dengan kami," ujar Guardiola.

Pelatih Dortmund, Jurgen Klopp, mengaku kecewa dengan hasil itu. "Kami sudah mencoba segalanya, tapi dalam situasi yang ketat, semuanya tidak berjalan sesuai harapan kami," ucapnya. (wit)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved