Bahas Investasi, Delegasi USABC Temui Menko Perekonomian
"Jadi kalau ada hambatan-hambatan yang mengganggu iklim investasi kita bicarakan secara spesifik hingga keluar rekomendasinya apa.”
WARTA KOTA, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mendampingi Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menerima kunjungi delegasi US-Asean Business Council (USABC). Kunjungi USABC dimaksudkan untuk melakukan konsultasi terkait dengan investasi mereka di Indonesia.
Usai pertemuan, Hatta Rajasa mengatakan pertemuan dengan delegasi USABC membahas empat topik besar. Pertama improving consultation. Yakni, memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi dalam berinvestasi, seperti menyangkut tender yang berlarut-larut atau menyangkut izin yang tidak keluar-keluar.
"Jadi kalau ada hambatan-hambatan yang mengganggu iklim investasi kita bicarakan secara spesifik hingga keluar rekomendasinya apa,” ujar Hatta, Senin (11/11/2013).
Hatta mengungkapkan salah satu yang hambatan atau keluhan yang disampaikan ialah menyangkut banyaknya perijinan dibidang eksplorasi dan eksploitasi dibidang minyak dan gas bumi.
"Jadi kalau ada investor yang mau mengajukan izin baru sekarang, nanti bertahun-tahun kemudian baru bisa melakukan eksplorasinya dan itu merugikan, mereka rugi kita juga rugi, gasnya tidak keluar-keluar padahal kita ingin produksi 1 juta barel," kata Hatta.
Kedua, lanjut Hatta, berkaitan dengan bagaimana mensupport Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) pemerintah punya program. Hatta menilai pihak asing bisa mendorong program M3EI tersebut.
"Target kita tahun 2025 itu kita sudah meningkat pendapatan masyarakat kita. Ini terkait dengan pembangunan fasilitas, infrastruktur dan program-program private facility," kata Hatta.