Mayat dalam Koper

Kriminolog UI: Ini Pembunuhan Berencana

Krimonolog UI, Erlangga Masdiana, menilai kasus mayat wanita dalam koper merupakan kasus pembunuhan berencana.

Kriminolog UI: Ini Pembunuhan Berencana
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Koper yang digunakan untuk membuang mayat wanita di daerah Bogor. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Krimonolog UI, Erlangga Masdiana, menilai kasus mayat wanita dalam koper merupakan kasus pembunuhan berencana.

Pasalnya pelaku harus sudah benar-benar mempersiapkan koper yang digunakan untuk menyimpan mayat tersebut.

Selain itu, pelaku juga sudah tahu, kemana mayat di dalam koper itu akan dibuang untuk menghilangkan jejak.

"Pelaku yang menggunakan media koper, artinya sudah benar-benar siap dan merencanakan hal itu. Pelaku sudah siap dengan kopernya, kondisi lingkungannya agar tidak dicurigai ketika membawa koper, jalur yang dilintasi untuk membawa koper, tempat di mana koper itu dibuang dan alibi-alibinya," kata Erlangga ketika dihubungi Wartakotalive.com, Sabtu (2/11/2013) malam.

Selain itu, modus pembunuhan dengan media koper, lanjut Erlangga, biasanya dilakukan oleh lebih dari satu orang.

Pasalnya, pelaku tidak akan bisa memindahkan mayat ke dalam koper seorang diri.

Untuk membawa seorang mayat yang diletakkan dalam koper, lanjutnya, sudah dipastikan membutuhkan lebih dari dua orang.

"Tapi biasanya, kejahatan tersebut lebih personal atau pribadi antara pelaku dan korban. Bisa karena dendam atau rasa tidak suka. Bukan kejahatan atau kriminal yang mengarah crime againts property atau kejahatan untuk mengincar harta benda," jelasnya.

Namun, untuk motif lebih dalam lagi, Erlangga belum bisa memastikan motif kasus tersebut. Pasalnya, masih minim bukti dan data yang terkumpul.

"Saya belum bisa memastikan atau menduga motifnya. Karena saya sendiri belum melihat mayatnya dan barang bukti dari korban," katanya.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved