Kamis, 16 April 2026

Takut Disiram Cairan Kimia, Burgerkill Lebih Berhati-hati

Musibah penyiraman cairan kimia ke wajah dan leher vokalis Band Saint Loco, Beery Manoch, membuat personel band Burgerkill khawatir.

Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JAKARTA - Musibah penyiraman cairan kimia ke wajah dan leher vokalis Band Saint Loco, Beery Manoch, membuat para personel band metal Burgerkill khawatir.

Bisa jadi, kejadian serupa yang dialami Beery itu terjadi pada Burgerkill.

"Kami kagetnya bukan kepalang dan sempat bengong," ucap Dadan Ketu, Personal Manajer Burgerkill, saat dihubungi melalui telepon, Senin (28/10/2013). Dadan tidak menyangka, pelaku tega melakukan cairan kimia ke anak band.

Namun, lanjut Dadan, musibah seperti itu tidak dapat dihindari siapapun, termasuk Beery. Dadan dan personel Burgerkill yang 'satu aliran musik' dengan Band Saint Loco hanya berharap pelaku penyiraman segera ditangkap.

"Mudah-mudahan saja pelaku penyiramannya cepat segera ditangkap, biar ketahuan motifnya," kata Dadan.

Kejadian menyeramkan yang dialami Beery itu membuat Dadan harus lebih berhati-hati saat membawa personel Burgerkill.

"Kami akan lebih berhati-hati sekarang saat ada didepan penggemar," ucap Dadan mewakili para personel Burgerkill, Vicky (vokal), Eben dan Agung (gitar), Andris (drum), dan Ramdan (bass), yang ikut prihatin atas musibah Beery.

Penyiraman cairan kimia ke wajah Beery terjadi di lobi Hotel Safana, Malang, sesaat setelah Band Saint Loco tampil bersama Superman is Dead (SID) di Lapangan Rampal. Begitu menyiramkan cairan kimia ke wajah Beery, pelaku kabur.

Saat ini, polisi dari Polres Malang terus memburu pelaku penyiraman tersebut. Sedangkan Beery sudah menjalani perawatan lanjutan di RS Graha Kedoya, Jakarta Barat, sejak diterbangkan dari Malang ke Jakarta, Minggu (27/10/2013).

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved