Dampak Cuaca, Harga Jahe Naik Jadi Rp 6.000 per Kilo

Penurunan pasokan Jahe lantaran diguyur hujan berdampak pada kenaikan harga jual.

Dampak Cuaca, Harga Jahe Naik Jadi Rp 6.000 per Kilo
indonesiarayanews.com
Pedagang jahe di pasar. 

Laporan Reporter Warta Kota, Syahrul Munir

WARTA KOTA, KRAMAT JATI - Penurunan pasokan Jahe lantaran diguyur hujan berdampak pada kenaikan harga jual.

Berdasarkan data harga sayur mayur Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, harga jual Jahe naik dalam tiga hari berturut-turut.

Sejak tanggal 22 sampai 24 Oktober harga jahe terkerek naik, yakni Rp 5.500, Rp 5.800, dan Rp 6.000 perkilogram.

"Kenaikan harga ini karena pasokan barangnya berkurang. Itu kejadian biasa di pasar induk," ujar Komarudin, staf Usaha dan Pengembangan UPB Pasar Induk Kramat Jati, Kamis (24/10).

Pasokan Jahe perhari ini, Kamis menurun menjadi 5 ton dari 7 ton hari sebelumnya. Penurunan pasokan ini diakibatkan cuaca hujan yang membuat petani terkendala dalam menggali jahe.

Tags
Jahe
Penulis: Syahrul Munir
Editor: Andy Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved