Breaking News:

Jalur Sepeda KBT Harus Ditutup Penghalang Jalan

Dishub menyarankan UPT KBT menutup kawasan jalur sepeda dengan penghalang jalan atau MCB fiberglass.

Tribunnews.com

Laporan Reporter Warta Kota, Ahmad Sabran

WARTA KOTA, BALAI KOTA - Banyaknya pengendara dan pedagang kaki lima (PKL) di jalur sepeda dan Taman Astra Heavy Equipment Maining and Energy Equipment (AHEME), di Kanal Banjir Timur (KBT), Durensawit, Jakarta Timur merupakan tanggung jawab Unit Pengelola Teknis (UPT) KBT.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, awalnya penjagaan jalur sepeda adalah kewenangannya. “Namun sekarang sudah ada UPT KBT, mereka ada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI, kepala UPT-nya adalah Eselon III, mereka menjadi pihak yang berwenang di KBT,” ujar Pristono, Selasa (22/10).

Dijelaskan Pristono, Dishub menyarankan UPT KBT menutup kawasan jalur sepeda dengan penghalang jalan atau moveable concrete barrier (MCB) fiberglass. “Kalau ditutup, kendaraan bermotor tidak bisa lewat, tidak akan ada PKL, kalau pesepeda masih bisa diangkat sepedanya,” ujar Pristono.

Menurutnya, Dishub DKI siap jika diminta berkoordinasi untuk merekayasa lalu lintas membatasi kendaraan bermotor. “Kita sifatnya hanya koordinasi, karena Dinas PU juga punya Polsus, itu bisa dikerahkan mereka. Kalau anggota kita (Dishub) menjaga KBT 24 jam rasanya agak sulit, kita juga menjaga sejumlah titik kemacetan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi jalur sepeda KBT dipenuhi PKL dan juga parkir liar. Para pesepeda mengaku mulai merasa tidak nyaman melintasi jalur sepeda tersebut. PKL tersebut semakin menumpuk ketika pada Sabtu dan Minggu.

PKL membludak di pintu air Pondokkopi, Taman AHEME, dan jalur sepeda di dekat Rumah Sakit Duren Sawit. Bahkan jalur sepeda itu sebagai showroom mobil baru. Beberapa mobil rilisan anyar dari salah satu merek mobil terkenal itu, diparkirkan di jalur sepeda dan para penjual membagikan brosur mobil itu pada setiap orang yang melintas.

Taman AHEME memiliki luas 3,9 hektare dan panjang 1,4 kilometer. Taman itu diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, 16 Desember 2012 lalu.

Penulis:
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved