Rabu, 29 April 2026

Wali Kota Berencana Bangun Kampung Deret di Bekas Kebakaran

Kebakaran besar yang menimpa lima RT di Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat mengakibatkan 109 rumah hangus dan hancur.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Lucky Oktaviano

Jelambar, Wartakotalive.com

Kebakaran besar yang menimpa lima RT di Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat mengakibatkan 109 rumah hangus dan hancur.

Tercatat, sambaran api dari pabrik plastik PT Sinar Berlian merusak 37 rumah di RT09, 11 rumah di RT010, 4 rumah di RT011, 56 rumah di RT012, dan 1 rumah di RT015, Jelambar.

Akibatnya, sebanyak 1494 jiwa dari 493 kepala keluarga korban saat ini tinggal di pengungsian di Pos RW 10, di Puskesmas Jelambar Baru dan sebagian tinggal di puing-puing rumah mereka.

Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah, ketika meninjau lokasi Jumat (4/10) pagi, menungkapkan rasa keprihatinan kepada para korban. Ia pun mengungkapkan rencana untuk membangun kampung deret untuk para korban kebakaran.

"Ini hanya sebatas gagasan saya karena memang di Jakarta Barat untuk pembangunan kampung deret lokasinya sudah ditentukan sebelumnya di empat lokasi 2 di kecamatan Cengkareng dan 2 di Tambora," katanya.

Meski demikian, Fatahillah berjanji akan mendorong ide pembuatan kampung deret tersebut ke pemerintah pusat demi menciptakan penataan rumah di wilayah yang terkena kebakaran Kamis lalu.

"Ini juga untuk membantu para korban kebakaran di sini, apalagi jumlah rumah yang terbakar mencapai ratusan. Jadi, perlu ada pembangunan yang lebih tertata," katanya.

Tetapi, imbuh Fatahillah, gagasan pembuatan rumah deret ini tidak akan terwujud apabila para pemilik rumah tidak setuju.

Untuk itu, sebelum melangkah lebih jauh, pihaknya akan merundingkan terlebih dahulu gagasan ini kepada para warga.

Ratusan warga hingga Jumat (4/10) masih tinggal di lokasi pengungsian yakni di gedung RW 10 dan Puskesmas Jelambar Baru yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Sementara iru Lurah Jelambar Baru, Kaprawi mengungkapkan, saat ini bantuan yang diberikan oleh para pemerintah maupun dari donatur terus mengalir untuk warga pengungsi.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved