Rabu, 8 April 2026

Beban Listrik Berlebih, Satu Trafo Gardu PLN Cililitan Terbakar

Kebakaran kembali terjadi di Gardu Induk Tegangan Tinggi (Gitet) Saluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa-Bali milik Perusahaan Listrik Negara (PLN), Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan.

|

Kramat Jati, Wartakotalive.com

Kebakaran kembali terjadi di Gardu Induk Tegangan Tinggi (Gitet) Saluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa-Bali milik Perusahaan Listrik Negara (PLN), Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/10/2013) malam.

Beban listrik yang berlebihan diduga menjadi penyebab kebakaran satu trafo yang berkapasitas 500 Kilo Volt Ampere (KVA) tersebut panas, dan timbul ledakan.

"Tidak lama kemudian muncul kobaran api," kata Kapolsek Kramat Jati, Kompol Sri Handini kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (2/10/2013) malam.

Menurutnya, musibah terbakarnya trafo tersebut telah tiga kali terjadi. Selain pada 16 Januari 2013 lalu, diketahui trafo yang sama terbakar juga pada 2009.

"Ketiganya denga penyebab yang sama, yaitu karena beban listrik berlebihan," katanya.

Diberitakan, kebakaran yang mulai terlihat sekitar pukul 19.30 itu berhasil dipadamkan menerjunkan 12 unit mobil pemadam kebakaran.

"Tidak ada kesulitan karena hidran di sekitar area kejadian masih berfungsi baik," kata Kepala Operasional (Kasi Ops) Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin PKPB) Jakarta Timur, Mulyanto.

Sejumlah warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian mendengar dua kali suara ledakan. Sekitar 10 unit mobil Suku Dinas Pemadam Kebakaran terlihat berupaya memadamkan api yang sempat membumbung tinggi.

Akibat peristiwa ini, warga di beberapa wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan mengeluhkan padamnya aliran listrik. Berdasar informasi yang dihimpun, pemadaman listrik terjadi di Kalibata, Mampang, Tebet, Pancoran, Kalimalang.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved