Lima Pelajar Indonesia Raih Medali di IESO
Kegiatan ini dipayungi oleh International Geoscience Education Organization (IGEO).
Jakarta, Wartakotalive.com
Lima pelajar asal Indonesia mengukir prestasi saat mengikuti ajang Internasional Earth Science Olympiad (IESO) di Mysore, India pada tanggal 11-19 September 2013. Ajang ini diikuti 27 negara. Kelima pelajar meraih delapan medali, antara lain 1 emas, 3 Perak dan 4 Perunggu.
Mereka adalah Eka Dhamayati (SMAN Mojoagung, Jombang), Evan Sugiarto Afil (SMAK Petra 2, Surabaya), M Ardiansyah Nugraha (SMAN 1 Bogor), Aditya Hirawan (SMAN 1 Yogyakarta), dan M.Ridwan Dzikrulloh (SMAN Sragen BBS).
Evan dan Ridwan meraih medali perak, lalu Ardiansyah dan Eka meraih medali perunggu untuk kompetisi perorangan. Sementara untuk kategori IFTI (Internatinal Team field Investigation), Ardiansyah meraih 1 perunggu dan untul research project Indonesia, ia kembali meraih 1 emas.
Kemudian masih dalam kategori yang sama, Evan kembali meraih 1 medali perak dan Ridwan mendapat 1 medali perunggu. Ajang IESO sendiri adalah ajang kompetisi siswa Pra Perguruan tinggi (Sekolah Menengah) untuk bidang ilmu Kebumian yang meliputi pengetahuan mengenai Geosfer (Geologi dan Geofisika),Hidrosfer (Hidrologi dan Oseanografi), Atmosfer (Meteorologi dan Klimatolog), dan Astronomi (Sains Keplanetan).
Selain IESO, terdapat juga kompetisi ITFI (Internatinal Team field Investigation), dimana para siswa harus melaksanakan tugas investigasi lapangan di beberapa lokasi sesuai materi yang ditetapkan untuk melihat beberapa permasalahan yang berhubungan dengan interaksi Geosfer, Atmosfer, Hidrosfer dan Biosfer.
Kegiatan ini dipayungi oleh International Geoscience Education Organization (IGEO). Organisasi ini merupakan organisasi internasional dengan anggota para pendidik, organisasi, institusi pendidikan ilmu kebumian di seluruh dunia baik untuk tingkat pra perguruan tinggi maupun perguruan tinggi.