Menikmati Suasana Malam di Alun-alun Purworejo
Malam Minggu di Alun-alun Purworejo, Jawa Tengah, tidak akan membuat bosan orang yang datang, apa lagi keluarga yang membawa anak-anak kecil.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Adi Suhendi
Purworejo, Wartakotalive.com
Malam Minggu di Alun-alun Purworejo, Jawa Tengah, tidak akan membuat bosan orang yang datang, apa lagi keluarga yang membawa anak-anak kecil.
Di waktu siang, alun-alun yang letaknya di tengah-tengah Kota Purworejo ini tidak begitu ramai. Keramaian akan terlihat saat Si Raja Siang tidak menampakan diri.
Tenda-tenda lesehan yang berjejer di sebelah barat dan timur tempat para penjual menjajakan makanan yang asalnya sepi pun akan diserbu para penjajak kuliner. Sejumlah makanan dan minuman khas jawa pun siap menggoyang lidah pengunjungnya sambil bersantai menghabiskan waktu malam.
Pada saat liburan hari raya idul fitri orang-orang akan berjubel di pinggir-pinggir jalan. Mobil dan motor pun tampak parkir berjajar mengelilingi alun-alun tersebut. Plat nomor kendaraan dari luar kota terutama Jakarta mendominasi kendaraan-kendaraan yang terparkir.
Wartawan pun mencoba menjajal keramaian alun-alun Purworejo sambil membawa keluarga, Minggu (10/8/2013). Ternyata sejumlah tempat penyewaan mainan anak sudah siap menyambut mulai dari mobil-mobilan yang bisa ditumpangi, istana balon, memancing bola, sampai odong-odong atau becak hias.
Sejumlah penjaja mainan anak pun memeriahkan malam di alun-alun Purworejo. Mulai dari baling-baling sampai tongkat dengan lampu warna-warni yang memikat hati anak. Untuk harga, anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, satu mainan rata-rata seperti harga pasaran. Sebuah mainan bisa anda dapatkan dengan harga Rp 10 ribu bagi buah hati anda.
Odong-odong
Hal yang paling banyak diminati bagi warga yang berkunjung ke Alun-alun Purworejo adalah odong-odong atau becak hias layaknya di Yogyakarta.
Sepeda yang dimodifikasi seperti kendaraan roda empat dengan dihiasi lampu kedap-kedip serta dipasang alat untuk mendengarkan musik tersebut banyak yang memburu. Berbagai bentuk hiasan becak tersebut bermacam-macam ada yang berbentuk kreta, mobil klasik, muka doraemon, ikan lumba-lumba, dan banyak lagi.
Seakan tidak sempurna bila tidak naik kendaraan yang diayuh tersebut. Meskipun harus mengantri lebih dari satu jam hanya untuk mengelilingi alun-alun Purworejo, tetapi perjuangan tersebut tidak akan membuat anda rugi. Anda bisa mengabadikan momen kebahagiaan bersama keluarga saat mengayuh becak hias atau odong-odong tersebut.
Maklum saja kendaraan becak hias yang terbatas membuat orang harus mendaftar terlebih dahulu. Seorang pengelola becak hias saat bebincang dengan wartawan mengungkapkan bahwa di alun-alun Purwerejo ada empat pull becak hias, dua pull masing-masing memiliki sembilan becak hias, satu pul lima becak hias, dan satu pull lagi memiliki dua becak hias.
Sarana hiburan becak hias tersebut sudah ada di Purworejo sejak satu tahun lalu dan biasanya beroperasi setelah magrib atau pukul 18.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB Pada hari biasa satu putaran alun-alun dikenakan biaya Rp 15 ribu, tetapi pada saat liburan idul fitri harga sewanya menjadi Rp 25 ribu. Harga tersebut bisa dinikmati empat sampai enam orang karena becak hias tersebut didesain untuk keluarga dengan bangku depan dan belakang yang memanjang dengan empat pengayu dua di depan dua di belakang.
Kita bisa langsung mengemudikan layaknya kita sedang menyetir mobil dengan menggunakan rem yang cukup ditarik dengan tangan sehingga keamanannya cukup terjamin meskipun harus berjalan di tengah-tengah lalu lalang kendaraan sepeda motor maupun mobil.
Ratusan orang pun mengantri menantikan nomor antrian tiba untuk menikmati becak hias bersama keluarga. Dikarenakan peminatnya banyak pengelola pun memberikan nomor antrian. "Tidak masalah harus mengantri yang penting anak-anak dan keluarga bisa senang," kata Agus yang sengaja mudik ke Purworejo untuk bersilaturahmi dengan keluarga.