Breaking News:

Pendapatan Dyandra Meningkat 69 persen

Setelah menjadi perusahaan terbuka sejak Maret 2013 lalu, PT Dyandra Media International Tbk (DMI) Jumat (7/6) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perdananya di Jakarta.

Editor:

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Willy Pramudya

Tanahabang, Wartakotalive.com

Setelah menjadi perusahaan terbuka sejak Maret 2013 lalu, PT Dyandra Media International Tbk (DMI) Jumat (7/6) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perdananya di Jakarta. RUPS pertama Dyandra ini dipimpin langsung oleh Lilik Oetama selaku presiden direktur DMI.

Danny Budiharto, Direktur Operasional Dyandra mengatakan, RUPS ini menjadi pertanggungjawaban direksi kepada para investor yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada perusahaan.

"Melalui RUPS pertama ini para investor akan mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai Perusahaan serta kegiatan dan rencana Perusahaan ke depan,” ujar Danny Budiharto, di sela-sela acara RUPS yang berlangsung di Thamrin Nine Ballroom, UOB Plaza, Jalan MH Thamrin 10, Tanahabang, Jakarta Pusat.

"Kami akan selalu berupaya untuk menjalankan Perusahaan semaksimal mungkin agar harga saham DYAN stabil, kinerja Perusahaan terus berkembang, serta memiliki daya tahan yang kuat terhadap pengaruh turunnya kondisi perekonomian yang terjadi di dalam negeri maupun luar negeri,” tambahnya.

Pada RUPS pertama ini, direksi Dydnra menyampaikan kinerja usaha pada tahun 2012 yang menunjukkan hasil menggembirakan. Dipaparkan, pendapatan Dyandra sepanjang 2012 tumbuh dan meningkat 69 persen dari Rp368 miliar pada 2011 menjadi Rp624 miliar.

Peningkatan pendapatan ini diikuti pula oleh meningkatnya laba bersih DMI pada 2012, yakni senilai Rp64,0 miliar. Nilai tersebut menunjukkan terjadinya pertumbuhan sebesar 35 persen dibandingkan tahun 2011 yang meraup laba bersih senilai Rp14,4 miliar.

PT Dyandra Media International (DMI) adalah sebuah perusahaan induk yang menaungi 35 anak perusahaan strategis, dengan pengalaman selama hampir dua dasawarsa berkecimpung di industri MICE. Saat ini DMI menguasai 80 persen pangsa pasar MICE di Indonesia. Pada 1994 Dyandra hanya terdiri dari satu perusahaan, yaitu Dyandra Promosindo, yang bergerak di bidang pelaksana pameran saja.

"Seiring berjalannya waktu perusahaan tersebut berhasil berkembang, dari yang awalnya hanya satu perusahaan bertambah menjadi beberapa perusahaan dimana masing-masing perusahaan itu berkembang sehingga berhasil memiliki anak perusahaan. Walau begitu lingkup semua perusahaannya masih terbatas di bidang event saja," papar Danny Budiharto

Sebagai anggota strategis kelompok Kompas Gramedia, yang merupakan kelompok usaha media terkemuka di Indonesia, DMI telah melahirkan rekor bisnis yang berkembang di empat pilar bisnis yakni Professional Exhibition/ Event Organizer (PEO) dan Professional Convention Organizer (PCO); Convention & Exhibition Hall; industri perhotelan; dan bidang pendukung acara dan pameran.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved