Mau Sarapan? Makan Kue Klepon Saja
Anda suka kue klepon? Kue yang terbuat dari tepung ketan yang diisi dengan gula merah ini ternyata sangat baik untuk sarapan. Komposisi gizi didalamnya mampu memberikan energi hingga siang hari.
Palmerah, Wartakotalive.com
Klepon adalah makanan tradisional Indonesia. Makanan khas ini berasal dari Krian, Sidoarjo, Jawa Timur. Berbentuk bola-bola kecil, terbuat dari tepung beras ketan, kanji, gula pasir, gula kelapa, dan kelapa parut.
Mengingat bahan baku utamanya tepung beras ketan dan gula merah, kandungan gizi terbesar pada klepon yakni karbohidrat, mencapai 41,8 g per 100 g. Karbohidrat merupakan sumber zat tenaga utama bagi tubuh untuk beraktivitas sehari-hari. Gula jawa juga mengandung berbagai mineral yang diperlukan tubuh.
Menurut Prof Made Astawan, ahli teknologi pangan dari IPB, sumber energi klepon sebagian besar berasal dari karbohidrat (tepung beras ketan dan gula merah). Sisanya disumbang protein (tepung ketan) dan lemak (kelapa parut).
Klepon juga mengandung vitamin dan mineral. Mineral utamanya adalah kalsium, fosfor, dan besi. Komposisi gizi klepon menunjukkan kue ini cocok disantap saat sarapan agar memberikan energi untuk aktivitas hingga siang hari.
Tepung ketan yang lebih pulen atau kenyal ketimbang tepung beras, menunjukkan kadar amilopektinnya jauh lebih tinggi daripada amilosa. Hal ini menyebabkan tepung ketan memiliki indeks glikemik (IG) lebih tinggi daripada tepung beras.
Kue klepon tidak cocok dikonsumsi oleh para pelaku diet, yang sedang berusaha menurunkan atau mempertahankan berat badan. Klepon juga tidak dianjurkan bagi penyandang diabetes karena kandungan gulanya tinggi.
Makanan dengan IG tinggi tidak dianjurkan bagi penyandang diabetes karena akan dengan cepat menaikkan kadar glukosa darah, sesaat setelah dikonsumsi. Kondisi ini tentu tidak baik bagi penyandang diabetes, tetapi bermanfaat bagi orang nomal yang ingin mendapatkan energi secara cepat untuk mendukung aktivitas.
Untuk melengkapi komposisi gizi klepon dapat dilakukan modifikasi, seperti menambahkan satu bahan yang dapat memberikan efek besar terhadap tampilan dan nilai gizi klepon. Berkat modifikasi, klepon tidak lagi hanya berwarna hijau, tetapi bisa ungu, merah, atau kuning. Warna-warna ini dapat diperoleh dari bahan pangan alami.
Sehatnews.com