Kisah Rawe dan bemonya (3)
Bemo Sering Mogok Wajar, Mesin Sudah Tua
Bemo, menurut Rawe, adalah kendaraan yang unik dan penuh misteri. Ia pun berkisah mengenai pengalaman yang pernah dialaminya, juga pengalaman yang kerap dialami rekan-rekan pengemudi bemo lainnya
Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Dian Anditya Mutiara
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Feryanto Hadi
Jakarta, Wartakotalive.com
“Kalau mogok, bemo itu misteri. Enggak ketemu masalahnya. Enggak ada yang tahu apa penyebabnya. Mesin bisa hidup tapi kalau pas mau bawa sewa (penumpang) nggak mau jalan," ujarnya.
Ia menambahkan, "Sampai temen-temen turun tangan juga nggak ada yang tahu. Tapi nanti tiba-tiba sehat sendiri. Itu anehnya bemo. Bahkan ada yang berbulan-bulan bemonya seperti itu.”
Pria asal Brebes, Jawa Tengah ini menuturkan bahwa sering mogoknya bemo adalah hal yang wajar. Sebab, kendaraan bermesin Daihatsu yang sepat menjadi ciri khas Jakarta itu sudah berusia di atas 50 tahun.
Sekarang pun onderdil bemo sudah sangat langka. Ditambah lagi bila musim penghujan tiba, akan menjadi musuh utama sang bemo yang mayoritas diproduksi pada tahun 1960-an.
Saat hujan turun, membuat para pengemudi bemo panik. Sebab, imbuh Rawe, bisa dipastikan bemo akan mogok.
“Dukanya kalau pas hujan sering mogok. Kalau ada genangan air, kena air cipratan mobil sedikit saja pasti mati. Itu susahnya. Mesinnya juga sudah tua. Makanya kalau hujan, kita lebih milih minggir semua,” ujarnya.