Komplotan Ban Kempis Kopral Rauf Disersi Satuan Zeni
Kopral Kepala Abdul Rauf yang terlibat komplotan ban kempis, ternyata anggota TNI yang desersi dari Kesatuan Zeni yang bermarkas di Jalan Sudirman, Bogor Tengah, Kota Bogor Jawa Barat.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw
Kemayoran, Wartakotalive.com
Kopral Kepala Abdul Rauf yang terlibat komplotan ban kempis, ternyata anggota TNI yang desersi dari Kesatuan Zeni yang bermarkas di Jalan Sudirman, Bogor Tengah, Kota Bogor Jawa Barat.
Kapolsektro Kemayoran, Komisaris Marupa Sagala, mengungkapkan hal itu di ruang kerjanya, Senin (18/3/2013) siang.
Menurut Sagala, saat pihaknya meringkus Abdul Rauf di kamar kosnya di Jalan Kartini IX, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawahbesar, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2013). Rauf mengatakan bahwa dirinya tak menjadi anggota TNI. Namun, setelah pihaknya berkoordinasi dengan Polisi Militer, ternyata Rauf belum dikeluarkan, tetapi dalam tahap desersi.
"Dia memang sudah menjalani sidang. Tetapi SK pemecatannya ternyata belum keluar. Jadi statusnya masih anggota TNI. Makanya kami serahkan ke Polisi Militer," kata Sagala kepada Wartakotalive.com, Senin (18/3/2013).
Sebelumnya, Abdul Rauf beraksi bersama komplotan pencuri berjumlah empat orang menggunakan dua motor di Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat. Mereka beraksi dengan modus kempis ban.
Pengendara diberi tahu bannya kempis dan disuruh berhenti. Lalu saat pengemudi mobil lengah, rekan pelaku lainnya mengambil barang berharga di mobil lalu kemudian melarikan diri. Korban aksi komplotan Rauf ini adalah Lucia Endah Djuwita (41), warga jalan Bangau V/9, RT 7/8, kelurahan Gunungsahari Sselatan, Jakarta Pusat. Dia adalah pengemudi mobil Nissan bernomorpolisi B 1972 PKW.