Taman Ismail Marzuki Jakarta Segera Direvitalisasi
TIM Jakarta segera direvitalisasi. Anggarannya sebesar Rp 469 miliar.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com,
Jakarta, Wartakotalive.com
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan rencana merevitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat adalah untuk merubah citra agar lebih tertata dengan baik.
Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menggelontorkan dana sebesar Rp.469 miliar dan menargetkan proyek itu rampung selama dua tahun.
"Kami ingin merevitalisasi Taman Ismail Marzuki untuk merubah citra agar lebih tertata dengan rapi," kata Jokowi sapaan Joko Widodo kepada Wartakotalive.com di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2013).
Jokowi menjelaskan bahwa saat ini masterplan serta blue print dari rencana pembangunan revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki sudah berada ditangannya.
Oleh sebab itu, Jokowi menambahkan bahwa akan segera merealiasikan revitalisasi Taman Ismail Marzuki itu secepatnya tahun ini.
"Pembangunan akan dicicil. Anggaran tahun ini Rp. 157 miliar dan nanti akan ditambah," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariswisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan bahwa anggaran Pemprov DKI Jakarta untuk merevitalisasi Taman Ismail Marzuki sebesar Rp. 469 miliar.
Dengan anggaran sebesar itu diharapkan Taman Ismail Marzuki lebih tertata dengan rapi, pasalnya ini digunakan untuk zona pendidikan.
Untuk konsep revitalisasi Taman Ismail Marzuki, Arie Budhiman menjelaskan akan menggunakan konsep terbuka dan hijau.
Hal ini sesuai dengan program yang digaungkan Jokowi-Ahok pada saat kampanye Pilgub Jakarta kemarin.
"Taman Ismail Marzuki akan hijau dan terbuka. Fasilitas parkir akan ditata sedemikian rupa. Di basemen, nantinya atas akan dijadikan kegiatan interaksi kesenian dan tidak ada kendaraan," kata Arie Budhiman.
Arie Budhiman menjelaskan program revitalisasi Taman Ismail Marzuki pada tahap awal akan difokuskan pada gedung belakang.
Sementara untuk tahap kedua akan fokus di zona pertunjukkannya.
"Tahap awal, jadi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu yang diselesaikan dari gedung belakang dan baru nanti tahap kedua itu tahap zona pertunjukkannya dan area pertunjukan," tuntasnya.