Warga Jakarta Harus Awasi Pembangunan Kampung Deret
Warga Jakarta diminta mengawasi pembangunan Kampung Deret yang akan segera dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengharapkan pengawasan dari masyarakat ketika merubah kawasan kumuh menjadi kampung deret.
Untuk segera merealisasikan kampung deret, Jokowi sapaan Joko Widodo berencana Kelompok Kerja (Pokja) yang terdiri dari perangkat kelurahan, kecamatan, serta RT dan RW.
Jokowi menjelaskan bahwa pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berusaha transparan dan meminta pengawasan dari masyararakat agar tidak ada penyalahgunaan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Ya itu pentingnya controlling (pengawasan), management controlling. Nanti semua ikut mengontrol lah, itu nanti kita buka lah, kita buka. Semua (warga) harus cek semua harus kontrol sehingga duitnya betul-betul digunakan tidak ada yang digunakan macam-macam," kata Jokowi kepada wartawan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (10/3).
Jokowi menjelaskan bahwa ada beberapa kriteria untuk membangun kawasan kumuh menjadi Kampung Deret agar lingkungan kumuh menjadi lebih tertata dengan rapi.
"Pertama harus kawasan kumuh, kedua lahannya tidak dalam sengketa, dan terakhir penduduknya menyetujui bahwa di kampung tersebut akan dilakukan penataan. Kemudian nanti akan kita siapkan konsolidasi lahannya, membuatkan desain dan direncanakan selanjutnya dibangun," tukasnya.
Sementara untuk anggaran kampung deret, Jokowi akan memberikan anggaran itu langsung kepada warga melalui Kelompok Kerja (Pokja).