31 Jam Bersama Tomy Winata
Kesan Seram, Ternyata Tomy Winata Humoris
“SEMULA saya mengira Pak Tomy itu orangnya kejam, sadis. Ini persepsi yang saya ketahui berdasarkan pemberitaan di sejumlah media.”
Tayang: | Diperbarui:
“SEMULA saya mengira Pak Tomy itu orangnya kejam, sadis. Ini persepsi yang saya ketahui berdasarkan pemberitaan di sejumlah media.”
Pernyataan itu disampaikan Riki, salah satu wartawan senior dan pimpinan Harian Rakyat Merdeka, saat menyampaikan kesannya ketika berkunjung ke Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), Selasa (29/1) malam.
Tetapi, lanjut Riki, setelah dirinya bertemu secara langsung, ia mengaku menerima kesan yang sebaliknya. Kesan angker, keji, dan sadis itu tidak ia temukan. “Yang saya dapatkan ternyata Pak Tomy itu orangnya humoris dan cinta lingkungan,” ujarnya.
Dia menyebut ada seorang nabi, yaitu Nabi Sulaeman,yang sangat kaya dan mencintai lingkungan. Bahkan, dia memerintahkan pasukannya untuk berhenti hanya karena ada senyum yang melintas. “Saya berharap, Pak Tomy bisa mencontoh Nabi Sulaiman ini, orang kaya yang ecologist,” katanya.
Pernyataan Riki memang kesannya berlebihan. Tetapi, sepanjang yang saya rasakan sejak berangkat bersama Tomy Winata dari Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa (29/1) sekitar pukul 07.00 hingga saya kembali pada Rabu (30/1) pukul 13.00, dia memang sering melontarkan joke-joke yang mencairkan suasana. TW-–panggilan Tomy Winata—-adalah konglomerat pemilik Artha Graha Grup.
Kami ber-8 orang naik helikopter dari Bandara Halim Perdanakusuma hingga area TWNC di Tambling, Lampung Barat. Di dalam pesawat, suasana semula sangat kaku. Kami mendengarkan TW menceritakan pengembangan TWNC, termasuk keberadaan binatang buas yang ada di hutan seluas 45.000 hektar itu. Dia sebutkan keberadaan harimau Sumatera yang makan manusia. Ada juga beruang, gajah, ular, dan lainnya.
Kami serius mendengarkan penjelasan yang disampaikan penuh antusias di sela-sela deru mesin helicopter. Kami pun saling bertanya untuk memperdalam informasi. Tiba-tiba ia menjelaskan keberadaan beruk, sejenis monyet.
“Beruk di hutan ini nakal, kadang-kadang hobinya menganggu wanita yang sedang mencuci. Katanya ada juga yang sampai … ,” ujarnya yang disambut senyum penumpang lain.
Sebelumnya, ketika masih di Bandara Halim Perdanakusuma, TW juga melemparkan ucapan yang bikin orang yang mendengar senyum. Ketika pesawat akan berangkat, beberapa penumpang pergi ke toilet. Karena toilet cowok penuh, TW masuk ke toilet cewek.
Begitu ia keluar dari toilet, penumpang lain yang akan masuk ragu karena di pintu ada pemberitahuan toilet perempuan. Sambil senyum dan menunjuk ke satu bagian tubuhnya, TW berujar, “Ini kan juga untuk cewek.”
Erwin Parengkuan, presenter televisi dan juga pesohor, mengomentari sikap TW itu dengan berkata, bahwa Tomy itu setiap berbicara hampir selalu diakhiri dengan joke atau istilah-istilah segar yang disambut gerrr. Dengan demikian, suasana makin cair.