Jangan Tidur Siang di Dusun Gunung Loncek
Jangan tidur siang saat bertandang ke Dusun V, Gunung Loncek, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Kubu Raya, Wartakotalive.com
Jangan tidur siang saat bertandang ke Dusun V, Gunung Loncek, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan oleh Herman (25), warga Dusun V kepada setiap orang yang baru pertama kali berkunjung ke dusun itu.
Memejamkan mata sekejap pun dilarang oleh Herman. "Kalau sampai tertidur, muka akan bengkak-bengkak," kata Herman sebagaimana dilansir Kompas.com, Rabu (30/1).
Ditanya mengenai apa hubungannya muka bengkak dengan larangan tidur siang di kawasan dusunnya, Herman tak bisa menjelaskan dengan terinci.
"Aturannya dari dulu begitu di Dusun Gunung Locek," katanya.
Menurut Program Manager Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Peduli Yayasan Pemberdayaan Pefor Nusantara, A Alexander Mering, larangan tidur siang berlaku tiga hari pertama kunjungan pendatang di dusun masyarakat Dayak Selako, yang dikenal juga dengan Dayak Kanayat.
"Larangan itu bertujuan agar pendatang yang masuk ke Dusun Loncek bisa mengenal kawasan itu lebih baik. Sebaiknya bekerja pada siang hari, dan tidak bermalas-malasan dengan tidur siang," kata pria Dayak Iban, yang juga wartawan di Pontianak dan Malaysia.
Dusun V Gunung Loncek berjarak sekitar 75 kilometer dari Pontianak. Namun, untuk dapat ke dusun tersebut harus masuk jalan tanah perkebunan sawit sepanjang kurang lebih 10 kilometer dari pinggir jalan Trans Kalimantan.
Meskipun mayoritas warganya menganut agama Katolik, tetapi masyarakatnya memegang erat kepercayaan adat. av