NBA
Kings Kembali Mainkan Cousins
Dua hari setelah diskors lantaran prilaku tidak profesional saat bertanding, DeMarcus Cousins kembali diturunkan oleh Sacramento Kings di pertandingan lanjutan NBA, Senin (24/12).
Sacramento, Wartakotalive.com
Dua hari setelah diskors lantaran prilaku tidak profesional saat bertanding, DeMarcus Cousins kembali diturunkan oleh Sacramento Kings di pertandingan lanjutan NBA, Senin (24/12).
Karena hukuman skorsing tersebut Cousins absen di pertandingan kandang antara Sacramento Kings melawan Portland Trail Blazer pada Minggu (23/12) lalu, yang dimenangkan Kings 108-96.
Cousins terlibat pertengkaran mulut di ruang ganti pemain dengan pelatih Keith Smart ketika istirahat paruh pertama pertandingan saat menghadapi Los Angeles Clippers, Jumat (21/12). Saat itu Kings kalah 85-97.
Smart memutuskan untuk menarik Cousins ke bangku cadangan di paruh kedua pertandingan dan tidak memperbolehkan center tersebut bergabung dengan rekannya di lapangan. Cousins akhirnya menyesali perbuatannya dan mengatakan bahwa kemarahannya adalah hal yang salah.
Pada musim ketiganya di NBA, rata-rata Cousins menghasilkan poin tertinggi untuk timnya yaitu 16,6 poin ditambah 9,5 rebound, 2,1 assist dan 1,35 block dalam 23 pertandingan.
Awal bulan ini Cousins juga pernah dihukum tidak bertanding dalam satu kali pertandingan oleh pihak NBA lantaran memukul guard Dallas, OJ Mayo. Dia juga pernah dihukum tidak boleh bertanding dalam dua kali pertandingan pada November lalu oleh liga setelah terlibat konfrontasi dengan komentator untuk San Antonio Spurs, Sean Elliott.
Sementara itu di pertandingan antara Los Angeles Clippers melawan Phoenix Suns, Blake Griffin mencetak 23 poin dan Jamal Crawford menambah 22 poin untuk membawa Clippers meraih kemenangan 103-77. Kemenangan tersebut sekaligus juga menambah rekor kemenangan mereka di liga NBA menjadi 13 kali menang beruntun.
Clippers yang selama bertahun-tahun menjadi sasaran olok-olok, tidak terkalahkan sejak 26 November lalu. Memecahkan rekor kemeangan terpanjang klub tersebut di musim 1974-1975, ketika mereka meraih 11 kemenangan beruntun.
Sebelumnya Clippers sudah 10 kali mengalami kekalahan di kandang Phoenix, tapi dengan rangkaian kemenangan yang diraih saat ini mereka menutup kegagalan tersebut.
Memiliki rekor menang-kalah 21-6, Clippers saat ini menjadi pemucak klasemen Divisi Pasifik dan hanya satu level di bawah Oklahoma City Thunder, pemegang rekor terbaik NBA musim ini dengan rekor 21-5.
Sementara itu, San Antonio Spurs menundukkan Dallas Mavericks 129-91. Adalah Danny Green yang menjadi pencetak poin terbanyak untuk Spurs dehgan raihan 25 poin. (mur)