Liga Inggris

Balotelli Ancam Karier Kepelatihan Roberto Mancini di Etihad

Penggemar Manchester City sungguh khawatir kesukaan Roberto Mancini pada Mario Balotelli bakal mempertaruhkan jabatannya sebagai pelatih.

Manchester, Wartakotalive.com

Penggemar Manchester City sungguh khawatir kesukaan Roberto Mancini pada Mario Balotelli bakal mempertaruhkan jabatannya sebagai pelatih.

Mancio, sapaan akrab Roberto Mancini, baru saja merayakan tiga tahun kiprahnya di klub yang bermarkas di Stadion Etihad tersebut dan memastikan posisinya di klub aman seiring dengan prestasi yang menanjak.

Pada saat yang sama pelatih asla Italia tersebut tetap mempertahankan striker nyentrik berjuluk "Super Mario' Balotelli untuk periode tertentu. Banyak yang mempertanyakan keputusan Mancini mempertahankan mantan stiker Inter Milan yang juga berasal dari Italia tersebut pada bursa transfer pemain tahap kedua bulan Januari mendatang.

Baru pada pekan lalu Mancini menyatakan "100 persen pasti" Balotelli tidak akan dijual selama periode transfer musim dingin berlangsung dan ia akan tetap menjadi pemain City pada 1 Februari.

Padahal, sejumlah pemain senior di klub jawara Liga Primer Inggris musim lalu tersebut sudah lelah menghadapi ulah pemain berusia 22 tahun itu, yang sering nyeleneh dan tak sabar menanti agar dia segera dijual.

Andy Savage, pemilik gabungan website pendukung City mcfc-forum.com mengatakan, sekitar 70 persen pendukung City yang ditanyainya menghendaki Balotelli segera dijual.

"Cukup adalah cukup. Saya menaruh respek pada Mancini dan prestasinya sepanjang tahun lalu. Saya penggemar kuat pelatih ini, tetapi saya khawatir upayanya menangani Balotelli justru akan menjadi bumerang yang menjatuhkannya," katanya.

Savage menambahkan, sudah jelas bahwa duo Argentina Sergio "Kun" Aguero dan Carlos Tevez adalah ujung tombak yang tajam bagi City. Sekalipun Mancini menyimpan Baloteli pada derbi (duel tim sekota) Manchester, sulit untuk memahami keputusan mempertahankan Balotelli di klub berjulukan Citizens.

“Musim lalu, kami sudah menyiapkan diri menghadapi ulahnya karena dia juga mencetak sejumlah gol penting. Tetapi tahun ini kami masih akan melihat perlaku bodoh namun tidak ada balasannya, seperti terlihat saat penalti melawan Borussia Dortmund dan gol saat melawan Wigan," tutur Savage.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved