Liza Natalia ke Australia Pelajari Zumba
Tidak hanya aerobik, salsa dan balet, Liza Natalia (36) mulai melirik olahraga baru yang sepertinya masih "bersaudara" dekat dengan olahraga untuk mengencangkan otot dada, paha, dan perut tersebut. Na
Palmerah, Wartakotalive.com
Tidak hanya aerobik, salsa dan balet, Liza Natalia (36) mulai melirik olahraga baru yang sepertinya masih "bersaudara" dekat dengan olahraga untuk mengencangkan otot dada, paha, dan perut tersebut. Nama olahraga itu zumba. Demi zumba, penyanyi dangdut lawas ini sampai menuntut ilmunya hingga Perth, Australia.
Liza mengatakan, meski sudah populer dan muncul pertama kalinya di Kolombia tahun 2002, serta mulai masuk hingga digemari sejumlah orang di Indonesia sejak 2009, belum banyak orang di negeri ini yang mengetahui zumba. "Tarian zumba tersebut menggabungkan antara tarian Latin dengan gerakan fitnes," kata Liza.
Liza tidak sendirian ketika ditemui di Grand Opening 'Liza Natalia Arena with Junko N Crew' di La Codefin lantai 3 (Hoops Basket Academy), Jalan Kemang Raya No 8, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10). Malam itu, Liza juga ditemani sahabatnya, Vicky Burki dan Junko, serta Liza Marry, penari yang juga dikenal sebagai master zumba dari California, AS.
Secara kebetulan saja, Liza Marry yang juga dancer-nya penyanyi dunia Shakira dan Nelly Furtado itu sedang mempromosikan tarian zumba di sejumlah negara kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Liza Marry datang ke Jakarta untuk mengetahui perkembangan zumba di Indonesia selama tiga tahun terakhir ini.
Meski menggabungkan tarian Latin dengan gerakan fitnes, jelas Liza, peserta yang ikut kursus tarian zumba itu tidak sadar bahwa ada gerakan fitnes ketika sedang menarikan zumba. Setiap menari zumba, ada sekitar 600 sampai 1.000 kalori/jam yang terbakar. "Tarian ini gampang diikuti siapa saja," kata Liza.
Sebelum membuka studio tarian zumba di La Codefin itu, perempuan bertubuh kurus yang bernama panjang Liza Natalia Sari Hasnoputro ini mengambil kursus sekaligus mencari sertifikasi instruktur tarian zumba di Perth selama dua bulan. "Saya senang dengan konsep zumba yang fun ini," kata Liza yang resmi jadi instruktur internasional.
Baru tiga minggu sejak membuka studio zumba, Liza sudah mendapatkan member hingga 170 orang. "Ini apresiasi saya supaya orang menjadi sehat," tutur pedangdut kelahiran Jakarta, 17 Februari 1976, yang juga kerabat dekat penyanyi Ashanty Siddik (29), ini.
Di studio Liza, Vicky Burki mengajarkan pole dancing atau tarian tiang yang seringkali dimiripkan dengan tarian striptease dan master dance Junko yang pernah belajar di London, Inggris. (kin)