Sabtu, 13 Juni 2026

JELAJAH MUSEUM

Kilau Emas Menghiasi Sejarah Indonesia

Kebudayaan masyarakat Indonesia di jaman dahulu ternyata sudah cukup maju. Terbukti, banyak peninggalan sejarah Indonesia yang terbuat dari sepuhan emas. Warna-warna gemilang tersebut terpatri di sejumlah koleksi sejarah di Museum Nasional.

Tayang:

Gambir, Wartakotalive.com

Kebudayaan masyarakat Indonesia di jaman dahulu ternyata sudah cukup maju. Terbukti, banyak peninggalan sejarah Indonesia yang terbuat dari sepuhan emas. Warna-warna gemilang tersebut terpatri di sejumlah koleksi sejarah di Museum Nasional.

Salah satu koleksi khasanah emas Museum Nasional adalah sebuah mangkuk berlekuk enam. Panjangnya 28,8 sentiemeter, lebar 14,4 sentimeter dan tinggi 9,3 sentimeter. Mangkuk tersebut dikenal dengan nama Mangkuk Ramayana. Ini merupakan salah satu koleksi masterpiece di Museum Nasional.

Mangkuk ini berselimuti ukiran cerita Ramayana, mulai dari masa pembuangan Rama, Shinta, dan Laksmana hingga penculikan Shinta oleh Rahwana. Proses pembuatannya sangat teliti dengan teknik ukir kelas tinggi, yakni tempa dari sisi dalam.

Dari proses pembuatannya pun menunjukkan bahwa pada masa lampau nenek moyang kita telah mengenal cita rasa seni yang sangat tinggi. Mangkuk ini, merupakan mangkuk khasanah Wonoboyo, yang terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Tak hanya Mangkuk Ramayana yang menjadi representasi tingginya budaya serta cita rasa seni masyarakat Indonesia jaman dulu. Pada ruang pamer khasanah emas Museum Nasional juga ditampilkan beberapa koleksi lain yang tak kalah jatmika.

Koleksi bernilai tinggi lainnya adalah Mahkota Sultan Banten. Mahkota berukuran 16,5 x 19,3 sentimeter tersebut berhiaskan batu mirah, berlian, batu emerald, serta mutiara. Mahkota tersebut berukiran dengan teknik tembus yang menggambarkan pohon hayat atau pohon kehidupan.

Kemudian, ada juga koleksi Kelat Bahu. Benda ini bentuknya menyerupai susunan mutiara yang membentuk ceplok bunga, sulur-suluran, dan manik-manik halus. Sulur-suluran kemungkinan menggambarkan alam Pulau Jawa yang subur.

Selain itu, di ruangan yang terletak di lantai 4 Gedung Arca Museum Nasional ini, juga tersimpan hiasan dada yang terbuat dari emas. Hiasan ini bentuknya mengambil inspirasi dari bentuk bulan sabit.

Hiasan tersebut dipenuhi dengan motif floral alias bunga, yang umum digunakan sebagai ragam hias pada hiasan dada. Ditinjau dari ukuran, kemungkinan digunakan sebagai hiasan dada seorang laki-laki.

Bukan cuma itu koleksi-koleksi lainnya juga tersimpan di sana. Kebanyakan berupa perhiasan. Seperti gelang bahu, gelang tangan, anting-anting, hiasan dada, hiasan pinggang, kalung dan benda-benda upacara, tasbih, penggunaan emas pada keris dan benda-benda lainnya.

Penasaran dengan koleksi khasanah emas yang menyimpan segudang nilai historis ini? Sempatkanlah waktu Anda untuk singgah di Museum Nasional yang beralamat di Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 12 Jakarta Pusat ini.

FERYANTO HADI/REN

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved