Waktu yang Tepat untuk Waterproofing

PENGGUNAAN bahan kedap air (waterproofing) pada proyek pembangunan gedung merupakan suatu kebutuhan yang tidak bisa ditawar dan sangat diperlukan sebagai bahan pelindung dan pelapis struktur beton dari kebocoran yang disebabkan tekanan hidrostatik air, pengaruh cuaca, pergerakan alami air pada permukaan beton, sambungan beton ke beton, dan antara beton dengan material lain.

|

Jakarta, Wartakotalive.com

PENGGUNAAN bahan kedap air (waterproofing) pada proyek pembangunan gedung merupakan suatu kebutuhan yang tidak bisa ditawar dan sangat diperlukan sebagai bahan pelindung dan pelapis struktur beton dari kebocoran yang disebabkan tekanan hidrostatik air, pengaruh cuaca, pergerakan alami air pada permukaan beton, sambungan beton ke beton, dan antara beton dengan material lain.

Pekerjaan waterproofing dianggap sebagai pelengkap standart dari proses pembangunan suatu gedung tanpa kurang memperhatikan akibat yang akan ditimbulkan apabila pemilihan jenis bahan kedap air tidak sesuai dengan kebutuhan dari jenis struktur bangunan tersebut.

Banyak masalah yang ditimbulkan pada bangunan gedung saat tahap penyelesaian (finishing) dan setelah selesai atau difungsikan khususnya berasal dari kejadian kebocoran pada area atap beton, kamar mandi, lantai bismen, dinding bismen, kolam renang, dan lantai area terbuka lainnya pada gedung. Hal ini sebagai akibat pemilihan bahan kedap air yang kurang tepat dan tidak sesuai dengan kebutuhan struktur bangunan tersebut.

Bila dihitung dari segi biaya yang ditimbulkan untuk perbaikan kebocoran dapat mencapai lebih dari 300 persen biaya pemasangan bahan kedap air sebelumnya, dan belum termasuk biaya yang diakibatkan oleh kerusakan peralatan dan perlengkapan gedung lainnya akibat kebocoran tersebut.

Pemasangan waterproofing paling ideal sebetulnya harus di musim kemarau bukan musim penghujan. Hal ini dikarenakan area yang dipasang waterproofing harus terkena cahaya matahari. Proses pengeringannya memakan waktu minimal 4 jam.

Area bocor yang akan di waterproofing pun harus dalam kondisi kering. Bukan dalam kondisi basah apalagi becek. Untuk masalah efektivitas disarankan jika semalam hujan tetap harus dikeringkan dulu area yang akan di waterproofing.

Jika hari itu masih mendung, Anda wajib menutup area bocor dengan menggunakan pelindung lain seperti plastik atau terpal. Baru keesokan harinya saat area sudah kering, Anda diperkenankan nge-waterproofing.

Seiring perkembangan dunia konstruksi sampai dengan saat ini banyak bermunculan macam-macam jenis bahan kedap air yang diproduksi dan ditawarkan untuk tindakan pencegahan dan perlidungan bangunan dari kebocoran yang disebabkan air hujan, air tampungan, tekanan air tanah dan rembesan.

Pemilihan bahan kedap air dan metode kerja harus diperhatikan benar oleh perencana sebelum menentukan spesifikasi bahan kedap air yang tepat untuk bangunan tersebut, dan hal ini tidak terlepas dari segi mutu dan harga yang sesuai dengan rencana anggaran. */DM

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved