Eewww... Ada Perawatan Kecantikan dengan Suntik Darah ke Muka

Berbagai perawatan banyak dilakukan wanita masa kini untuk mendapatkan kulit seperti remaja dan tanpa kerutan. Tak jarang pula, mereka menggunakan botox, facelift, bahkan operasi plastik.

Edinburgh, Wartakotalive.com

Berbagai perawatan banyak dilakukan wanita masa kini untuk mendapatkan kulit seperti remaja dan tanpa kerutan. Tak jarang pula, mereka menggunakan botox, facelift, bahkan operasi plastik.

Prosedur-prosedur tersebut pastinya sudah sering Anda dengar, namun bagaimana dengan 'vampire facelift'? Pasti banyak dari Anda yang masih bertanya-tanya tentang perawatan baru ini.

Dijuluki 'vampire facelift', karena prosedurnya dengan mengambil sampel darah dari lengan pasien dan menyuntikkan darah tersebut ke bagian wajah untuk menghilangkan keriput dan meremajakan kulit.

Sel-sel darah yang penuh hormon dan protein itu bertanggung jawab untuk membekukan darah seperti ketika Anda terluka atau memar. Tapi tak hanya itu, ia juga bertugas untuk merangsang kulit agar dapat memperbaiki dirinya sendiri.

Transfusi trombosit ini sendiri, sebenarnya telah lama digunakan dalam bedah rekonstruksi, namun ini pertama kalinya digunakan untuk perawatan kecantikan. Walaupun terbilang sukses di berbagai klinik kecantikan di Amerika dan Inggris, namun bagaimana pendapat para ahli mengenai 'perawatan darah' ini?

Taimur Shoaib, seorang konsultan ahli bedah plastik yang menawarkan perawatan ini seharga 400 poundsterling (sekitar Rp 6,2 juta) di kliniknya La Belle Forme di Edinburgh, telah melakukan prosedur pada ratusan pria dan wanita sejak peluncuran 'vampire facelift' di awal tahun ini.

Seperti yang dikutip Daily Mail, Taimur mengatakan, "Ini dapat meremajakan dan memperbaiki kulit yang rusak karena lingkungan, seperti paparan sinar matahari atau rokok serta kulit kering dan berkerut. Hal ini menarik bagi orang-orang, karena itu adalah produk alami."

Begitu juga dengan pendapat dari Reza Nassab, salah satu tim ahli dalam operasi plastik di klinik tersebut, mengatakan setelah enam bulan, 60% pasien masih sangat puas dengan hasilnya, dan sekitar 40% tidak melihat banyak efek. Meskipun begitu, para tim ahli masih berusaha meningkatkan hasil dengan mengubah konsentrasi dari trombosit tersebut.

Nassab juga menambahkan, "Pengobatan ini disebut PRP atau plasma kaya trombosit, tapi orang-orang menyebutnya facelift Vampire. Trombosit memiliki faktor pertumbuhan dalam diri mereka. Ketika mereka disuntikkan ke wajah, faktor pertumbuhan merangsang kolagen dan hal-hal lain yang membantu untuk meremajakan dan meregenerasi kulit."

Seperti penelitian lainnya, sebelum diuji coba pada manusia, percobaan dilakukan pada tikus dengan menyuntikkan platelet dikulitnya. Ilmuwan menemukan konsentrasi tinggi meningkatkan jumlah serat kolagen di kulit mereka dan kualitas kulitpun makin membaik.

Nassab yang juga mempresentasikan hasil penellitian ini di pertemuan ilmiah British Association of Aesthetic Plastic Surgeons di London mengatakan, ia percaya prosedur tersebut bekerja dengan cara yang sama pada manusia.

"Ini menggunakan darah sendiri, teknik yang telah digunakan dalam pengobatan untuk waktu yang lama, untuk memberikan kulit Anda dorongan untuk regenerasi," ungkapnya.

wolipop.detik.com

Editor: Andy Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved