Selasa, 2 Juni 2026

Singkatan Nama Kartu GFF

Saya menjadi anggota Garuda Frequent Flyer (GFF) sejak tahun 2006. Pada tahun 2012, ada 14 penerbangan yang tidak dapat saya klaim mileage-nya. Ketika saya tanyakan via surat elektronik, dijawab oleh Ria dan Nining bahwa itu akibat nama di tiket tak sama dengan data di GFF.

Tayang:

Palmerah, Wartakotalive.com

Saya menjadi anggota Garuda Frequent Flyer (GFF) sejak tahun 2006. Pada tahun 2012, ada 14 penerbangan yang tidak dapat saya klaim mileage-nya. Ketika saya tanyakan via surat elektronik, dijawab oleh Ria dan Nining bahwa itu akibat nama di tiket tak sama dengan data di GFF.

Alasan itu tidak masuk akal, aneh, dan mengada-ada. Nama lengkap saya Tabita Kartika Christiani. Karena GFF memaksa agar nama tengah ditulis inisial, pada data GFF tertulis Tabita K Christiani. Tiket pada 14 penerbangan itu mencantumkan nama lengkap saya.

Menurut saya, pihak Garuda Indonesia mau menang sendiri. Mereka yang menyingkat nama, tetapi saat memakai nama lengkap dikatakan itu bukan saya. Lebih aneh lagi, kedua staf Garuda meminta saya mengirim fotokopi kartu tanda penduduk karena ganti nama. Sudah saya jelaskan berkali-kali, saya tidak ganti nama dan menyarankan melihat saja KTP saya di data GFF, tetapi mereka tak mau tahu.

Sewaktu check-in, saya menyerahkan tiket, KTP, dan kartu GFF. Petugas memeriksa dan mencantumkan verifikasinya pada tiket dengan mencetak nomor GFF saya. Namun, hasil verifikasi ini tidak otomatis masuk ke data GFF. Dibutuhkan waktu berhari-hari sampai muncul atau tidak muncul.

Setelah bertahun-tahun data saya sering tidak muncul, tetapi begitu saya klaim, langsung dibalas dan muncul. Padahal, nama saya sering ditulis lengkap atau disingkat dengan singkatan yang tidak persis sama dengan data GFF.

Tabita Kartika Christiani
Jalan Dr Wahidin 5, Yogyakarta

KOMPAS CETAK

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved