Kanal

Zulkifli Hasan: SBY Memang Main Dua Kaki, Satu di Prabowo, Satu di Sandi

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kiri) menerima kedatangan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (kanan), sebelum melakukan pertemuan tertutup di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (25/7/2018). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi politik yang dibangun Partai Demokrat dan PAN jelang Pilpres 2019. - TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

KETUA Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifl Hasan membela Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait dispensasi kepada pengurus Partai Demokrat di Papua yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurut Zulkifli Hasan, SBY tidak bermain dua kaki dalam pemilu presiden mendatang, dengan menempatkan kadernya di pasangan lain selain Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Waduh, Pak SBY enggak begitu. Saya kan mantan menterinya, enggak gitu. Memang dua kaki, tapi satu di Pak Prabowo, satu di Sandi," ujar Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Baca: Ditanya Soal Partai Demokrat Main Dua Kaki, Sandiaga Uno Pamerkan Jurus Bangau

Menurut Zulkifli Hasan, tidak ada dukungan dari Gubernur Papua yang juga menjabat Ketua Partai Demokrat Papua, Lukas Enembe, kepada Jokowi-Ma'ruf Amin. Menurutnya. seorang kepala daerah tidak boleh menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon.

"Enggak bisa dong. Gubernur enggak bisa jadi timses. Ada undang-undangnya, baca," katanya.

Terkait dukungan mayoritas masyarakat Papua kepada Jokowi, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa waktu kampanye masih lama. Menurutnya, besar kecilnya dukungan terhadap salah satu pasangan calon bisa dilihat setelah kampanye.

"Ya kan ini masih lama, biarlah Pak Jokowi kampanye, Pak Prabowo kampanye, nanti akhirnya kita ukur kan," paparnya. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer