Kanal

Tahun Baru Islam, Karang Taruna Karet Kuningan Gelar Lomba Pawai Obor

Meriahkan tahun baru Islam 1440 Hijriyah, Karang Taruna Karet Kuningan, Jakarta Selatan gelar lomba pawai obor antar Taman Anak Al-Quran (TPA) pada Selasa (11/9/2018). - Dinas Sosial DKI Jakarta

MERIAHKAN tahun baru Islam 1440 Hijriyah, Karang Taruna Karet Kuningan, Jakarta Selatan gelar lomba pawai obor antar Taman Anak Al-Quran (TPA).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 850 orang yang terdiri dari anak-anak hingga kalangan dewasa.

Ketua Karang Taruna Karet Kuningan, M. Sukron Hamdi menyampaikan, adanya pawai obor ini untuk membangkitkan semangat tahun baru Islam khususnya di kalangan anak-anak.

"Supaya mereka tidak hanya tahu tahun baru Masehi saja tapi tahu juga ada tahun baru Hijriah, tahun baru Islam," ungkap Sukron Hamdi saat dihubungi pada Rabu (12/9/2018).

Ia melanjutkan, Pawai Obor Gema Muharram 1440 H yang jatuh pada Selasa (11/9/2018) yang diselenggarakan oleh keluarga besar Karang Taruna Karet Kuningan kali ini memiliki tema Mempererat Persatuan Bangsa Antar Sesama.

Meriahkan tahun baru Islam 1440 Hijriyah, Karang Taruna Karet Kuningan, Jakarta Selatan gelar lomba pawai obor antar Taman Anak Al-Quran (TPA) pada Selasa (11/9/2018). (Dinas Sosial DKI Jakarta)

"Harapannya di tahun yang baru ini kita bisa mempererat persatuan. Kembali memperbaiki diri ke arah yang lebih baik," ujar Sukron Hamdi.

Sementara Ketua Panitia Pawai Obor Gema Muharram 1440 H, M. Ulwanusysyukri mengatakan, ada 18 TPA yang ikut serta dalam lomba tersebut.

Adapun kriteria dalam lombanya yaitu Kekompakan, Kerapihan, kreatif dan Keunikan.

"Juara 1 TPA Al-Kautsar. Juara 2 TPA At-Taslimiyyah. Juara 3 TPA Al-Fajar. Mereka mendapat piala, piagam dan uang pembinaan," terang M. Ulwanusysyukri.

Selain itu panitia juga penyiapkan uang pembinaan kepada para pendamping dan menyiapkan makanan ringan untuk seluruh peserta dan pendamping yang sudah ikut partisipasi dalam memeriahkan pawai obor 1440 H.

"Dana yang kami peroleh berasal dari penggalangan dana swadaya masyarakat Kelurahan Karet Kuningan, Ketua MPKT, dari pihak kelurahan, LMK, FKDM, para ketua RW," ujar M. Ulwanusysyukri

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer