Kanal

Respon SBY Soal Rencana Pencopotan Prasasti Bandara Lombok Yang Pernah Ditandatanganinya

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jelaskan data kemiskinan pakai data ukuran minimum yang ditetapkan oleh Bank Dunia. - Kompas.com

Presiden SBY mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan Bandara Internasional Lombok, disertai ucapan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada pembangunan tersebut.

"Rawatlah bandara ini dengan baik. Saudara-saudara dengar tadi, biaya pembangunannya hampir 1 triliun rupiah. Semuanya itu adalah uang negara, BUMN pun juga uang negara, apalagi APBN dan APBD. Banyak peralatan yang canggih dan sensitif, perilahara dan jaga dengan baik. Lakukan manajemen di terminal yang baik agar semuanya puas, penumpang senang, servicenya baik, mudah, murah, dan cepat. Segera juga perindah lingkungan bandara ini. Buat hijau. Saya akan menyumbang 10.000 pohon trembesi untuk mempercepat penghijauan dan pengindahan lingkungan bandara," kata SBY disambut tepuk tangan para undangan yang hadir.

Peresmian Bandar Udara Internasional Lombok ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq dan penandatanganan prasasti oleh Presiden SBY.

Usai acara peresmian, Presiden SBY dan rombongan terbatas meninjau fasilitas Bandara Internasional Lombok dan melakukan penanaman pohon trembesi di area bandara.

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menlu Marty Natalegawa, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari E. Pangestu, Mendiknas M. Nuh, Menkominfo Tifatul Sembiring, Mendagri Gamawan Fauzi, Jaksa Agung Basrief Arief, Ketua Komite Ekonomi Nasional Chairul Tandjung, dan Direktur Utama PT. Angkasa Pura I (Persero) Tommy Soetomo.

***

WAKTU terus berjalan. Sang penguasa sudah berganti orang. Dan SBY tidak lagi menjadi penguasa di negeri ini sejak Joko Widodo memenangkan Pilpres.

Sepekan lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan surat keputusan menteri terkait perubahan nama Bandar Udara Internasional Lombok di Nusa Tenggara Barat ( NTB).

Berdasarkan surat keputusan itu, Bandara Internasional Lombok akan berganti nama menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.

"Bahwa dalam rangka menetapkan nama bandar udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, telah didapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Majelis Adat Sasak, serta Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 115/TK/Tahun 2017 tentang penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional," demikian bunyi surat keputusan Menteri Perhubungan itu seperti dikutip pada Kamis (6/9/2018).

Halaman
1234
Penulis: Achmad Subechi
Sumber: Warta Kota

Kondisi Rumah Angel Lelga Pasca-digerebek, Didatangi Polisi hingga Bawa Bungkusan usai Penggeledahan

Berita Populer