Kanal

Prabowo Subianto Pilih Isu Ekonomi Sebagai Senjata Utamanya di Pilpres 2019 Melawan Jokowi

Bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) disambut Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (nomor 2 kiri) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (nomor 2 kanan) di rumah kediaman SBY di Jalan Mega Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Rabu (12/9). - Warta Kota/Henry Lopulalan

Prabowo Subianto bakal menjadikan isu ekonomi sebagai senjata utamanya di PIlpres 2019 menghadapi Joko Widodo.

Hal itu dibicarakan bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018) malam.

Usai pertemuan sekitar satu setengah jam itu, kepada wartawan Prabowo mengungkapkan berbagai hal-hal yang dibicarakan bersama SBY.

"Membahas penyusunan tim sukses kemudian tema-tema kampanye narasi yang akan datang. Saya kira intinya itu," ujarnya kepada wartawan.

Prabowo mengatakan, SBY memberikan masukan terkait langkah-langkah pemenangan Pilpres di satu sisi dan pemenangan Pileg di sisi lain.

Hal ini dinilai penting karena eksekutif akan kuat dengan dukungan dari legislatif.

Mantan Danjen Kopassus ini mengungkapkan bahasan lainnya, yakni terkait dengan pematangan strategi untuk pemenang Pilpres.

Isu ekonomi dipilih sebagai senjata utamanya.

Untuk memuluskan strategi itu, Prabowo meminta kepada SBY untuk mengizinkan kader-kader Partai Demokrat yang ahli dalam bidang ekonomi menjadi tim pakar Prabowo-Sandiaga Uno.

"Kami ingin benar-benar membentuk tim pakar yang sangat kuat. di bidang pengelolaan ekonomi karena ekonomi ini bidang yang sekarang jadi masalah bangsa kita. Ini harus serius, soal lapangan kerja, harga-harga pangan, yang harus benar-benar diurus dengan baik," kata dia

Halaman
12
Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com

Video detik-detik Vicky Prasetyo Gerebek Angel Lelga sedang Selingkuh di Kamar Pukul 2 Dinihari

Berita Populer