Kanal

Mahasiswa Bergerak Tuntut KPK segera Menangkap Korupsi yang Dilakukan BKS

KPK diminta tangkap koruptor Ancol. - Warta Kota

Bangunan Music Stadium Tahap I Nomor: 021/DIR-PJA/XII/2012, dan Berita Acara Serah Terima Pengalihan Bangunan Music Stadium Tahap II. 

Nomor: 003/DIR-PJANII/2013 tanggal 31 Juli 2013.

Bahwa di tengah jalan pada 21 Maret 2012, WAIP mengikat perjanjian BTO  (Bulid, Transfer, Operation) proyek Ancol Beach City (ABC) dan Gedung Music Stadium disewakan WAIP selama 25 tahun kepada pihak ketiga yakni PT. Elang International Stadium (MEIS), direkayasa seolah-olah tanpa  sepengetahuan PJA dan DPRD.

Fredie Tan menipu MEIS dengan mengaku bangunan proyek Ancol  Beach City (ABC) dan Gedung Music Stadium yang dikerjasamakan dengan  MEIS diakui sebagai miliknya.

Padahal, sudah menjadi aset PJA, setelah  dilakukan serah terima, berdasarkan Fredie Tan hanya pengelola.

Dalam perjanjian WAIP- MEIS selama 25 tahun, Fredie Tan membuat konstruksi nilai per meter perseginya Rp 6,7 juta/M2/25 tahun, dari  seharusnya Rp. 21,5 juta /M2/25 tahun.

Hal ini bertujuan sekadar menipu MEIS agar secepatnya dapat menggelontorkan dana kepada Fredie Tan.

"Setelah dana digelontorkan MEIS kepada Fredie Tan sebanyak Rp. 250  milyar, MEIS direkayasa oleh Fredie Tan agar wanprestasi, sehingga bisa kembali lagi kepada dirinya," katanya. 

Dana hasil penipuan sebesar Rp. 250 milyar ini diduga dibagi-bagi antara lain kepada pejabat PJA sebagai “upah” praktek pembiaran dan pengabaian yang dilakukan pihak Pengguna Barang dalam hal ini Budi Karya Sumadi dan kawan-kawan.

"Dia yang nyata-nyata membiarkan atas berbagai pelanggaran hukum yang dilakukan Fredie Tan," paparnya.

Halaman
1234
Penulis: Gede Moenanto Soekowati
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota

Video Viral Jokowi Hormat Sendiri saat Indonesia Raya Berkumandang, Begini Menurut Undang-undang

Berita Populer