Kanal

Kota Bekasi Berencana akan Tunda Pembangunan Gedung Tinggi pada 2019

Ilustrasi cluster baru yang ditawarkan Summarecon Bekasi. - Warta Kota

PIHAK Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menunda pembangunan gedung tinggi di wilayah setempat pada 2019 mendatang.

Pemicunya karena penyediaan lahan sudah melebihi kapasitas atau over supply.

Kepala Bidang Perencanaan pada Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Erwin Guwinda mengatakan, wacana pembatasan pembangunan gedung berupa apartemen sudah ada. Rencananya, moratorium pembangunan itu akan direalisasikan pada 2019.

"Faktor lainnya wacana penundaan pembangunan itu karena keberadaan apartemen malah lebih banyak untuk masyarakat menengah keatas, tidak untuk masyarakat kelas bawah, sehingga, program pemerintah daerah memberi hunian dengan harga terjangkau belum tepat sasaran," kata Erwin di Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada Rabu (12/9).

Karena itu, kata dia, tak heran bila harga apartemen cukup mahal di Kota Bekasi sehingga tidak terjangkau dengan masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan.

Selain itu, pendirian apartemen kerap membuat sistem dan alat transportasi bertambah.

Tidak dipungkiri, pemilik apartemen kebanyakan juga membawa kendaraannya ke huniannya.

Akibatnya, pertumbuhan kendaraan di Kota Bekasi juga semakin besar.

"Dampaknya kemacetan juga menjadi masalah baru di tiap-tiap jalan, karena apartemen selalu disatukan dengan bangunan komersial seperti ruko, rukan, dan minimarket," jelas Erwin.

Berdasarkan catatannya, ada sekitar 20 apartemen yang berdiri di beberapa kecamatan seperti, Bekasi Selatan, Bekasi Utara, Medansatria, Jatisampurna, Pondokgede, Jatiasih dan sebagainya.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer