Kanal

Gara-gara Pantun Surga-Neraka, Farhat Abbas Ditegur Sekjen PKB

Farhat Abbas. (Foto: Instagram @farhatabbastv226) -

"Sehubungan dengan beredarnya pantun saya, 'pilih Jokowi masuk surga, pilih mereka masuk neraka', saya ditegur Sekjen PKB Pak Abdul Kadir Karding Yth agar tidak menggunakan kalimat2 yang membully/menghina calon presiden. Saya minta maaf atas pantun yang membuat sebagian orang gagal paham," tulis Farhat Abbas.

Sebelumnya, Farhat Abbas juga menyerang SBY dan Partai Demokrat. Ia meyinggung AHY yang tidak jadi salah satu calon wakil presiden.

Farhat Abbas juga menyoroti minimnya peran Partai Demokrat dalam koalisi partai pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Farhat Abbas mengimbau agar seluruh kader Partai Demokrat mengikuti jejak Gubernur Papua Lukas Enembe dan mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar yang mendukung Jokowi.

"Pilih dan dukung Jokowi saja 2 Periode. Urusan Ibu Megawati nanti gue yg urus. Gue damaikan & satukan hatinya ama Pak SBY. Udah tua-tua wajib damai di dunia damai di akhirat. Hidup hanya sekali harus saling peduli. Maree bersatu buat keutuhan bangsa. (Farhat Abbas - Jubir)." Demikian tulis Farhat Abbas.

Selain itu menurut Farhat Abbas, seperti halnya Partai Demokrat, tidak ada kewajiban kader Partai Gerindra, PKS dan PAN untuk memilih dan mendukung Prabowo-Sandi.

Para kader partai tersebut harus mengikuti pilihan hati nuraninya jika memilih pasangan Jokowi-Maruf.

"Itu Suara Demokrasi Hati Rakyat! Ikuti suara hatimu! Tak perlu dengar suara dan kicauan nyinyir fadli zon dan fahri hamzah ! Maree pilih capres yang bekerja untuk Indonesia! Bukan yang cuma naik sepeda atau naik kuda santai santai pakai kacamata tebar pesona,,, (farhat abbas jubir-Indonesia)," kata Farhat Abbas. (M15)

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota

Haringga Sirla Tewas Dikeroyok, Bermula dari KTP Korban Dirazia Sejumlah Suporter Persib Bandung

Berita Populer