Kanal

BNN Ungkap Rental Sabu dengan Harga Hemat di Tasikmalaya

Deputi Pemberantasan Narkotika Nasional, Irjen Pol Arman Depari. - Warta Kota/Joko Supriyanto

"Ini terbuka untuk umum dan masyarakat sudah mengetahui tapi masyarakat takut. Disana terkenal residivis sehingga masyarakat tidak berani. Itu tempat buka 24 jam dan sabu tersebut ternyata dipasok oleh seorang mantan PNS yang juga saat ini menjadi narapidana lapas Jelepong Bandung," katanya.

Diungkapkan oleh Arman, bahwa lokasi tempat tersebut memang masuk dalam suatu perkampungan, bahwa pelanggan yang datang pun berbagai macam.

Dari pemeriksaan para tersangka, bahwa dalam 1 bulan mereka bisa mendapatkan penghasilan hingga puluhan juta.

"Pelangganya dari mana saja, banyak. Kemarin kita juga temukan uang senilai Rp. 23 juta dan tsk mengakui bahwa uang itu hasil penyewaan alat alat hisap sabu tersebut," katanya.

Hingga saat ini ke empat tersangka masih dalam proses pemeriksaan di BNNK Tasikmalaya untuk pengembangan lebih lanjut.

"Keempatnya masih dalam pemeriksaan,nanti kalo ada perkembangan kita akan sampaikan kembali," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi

Viral Reaksi Ketum PSSI Edy Rahmayadi Menutup Wawancara Sepihak, soal Insiden Tewasnya The Jak Mania

Berita Populer