Kanal

Satpol PP Ultimatum 150 Bangunan Liar dan PKL di Belakang Balai Kota Depok

Petugas satpol pp saat ultimatum sebanyak 150 pemilik bangunan liar (bangli)dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Baru Plenongan, Pancoran Mas, Depok, atau di belakang gedung Kantor Wali Kota Depok, yang ditertibkan, dalam waktu dekat. - Warta Kota/Budi Sam Law Malau

"Sehingga keberadaan mereka memicu kemacetan di sana, dan membuat truk pengangkut sampah sulit keluar masuk," kata Yayan.

Karenanya kata dia keberadaan para PKL dan bangunan liar di sepanjang Jalan Baru Plenongan, mesti ditertibkan.

"Dan dalam waktu dekat ini sudah akan kami tertibkan," kata Yayan.

Semuanya melanggar aturan

Kepala Bidang Ketenteraman Masyarakat, Ketertiban Umum, Pengamanan dan Pengawalan (Transmas Tibum dan Pamwal) Satpol PP Kota Depok, Kusumo, menuturkan, dari pendataan pihaknya saat melayangkan surat teguran pertama dan kedua diketahui ada 17 PKL dan 133 pemilik bangunan liar di sepanjang Jalan Baru Plenongan belakang Kantor Wali Kota Depok.

"Jadi total PKL dan pemilik bangli di sana ada 150. Semua bangli di sana digunakan untuk berdagang atau tempat usaha. Semuanya melanggar aturan karena berjualan di atas trotoar, di atas drainase, bahkan menggunakan badan jalan," kata Kusumo. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer