Kanal

1000 Orang Jalan Kaki dari Depok ke Istana Tuntut Perbaikan Sistem Kesehatan

Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan saat menyampaikan surat pemberitahuan rencana aksi jalan kaki dari depok ke Istana Merdeka di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/9/2018) - Warta Kota/Budi Sam Law Malau

SEBANYAK 1.000 orang aktivis yang tergabung dalam Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok, dipastikan akan menggelar aksi massa berupa long march atau berjalan kaki dari Kota Depok menuju Istana Merdeka, Rabu (12/9/2018) besok.

Aksi yang diestimasikan akan diikuti sekitar 1000 orang ini, menuntut perbaikan sistem kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia terutama warga kurang mampu.

Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan menuturkan segalq persiapan untuk aksi massa yang akan digelarnya pihaknya Rabu (12/9/2018) sudah rampung, Selasa (11/9/2018).

Menurut Roy, sebelumnya, pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahun resmi mengenai rencana aksi tersebut ke Polda Metro Jaya, Kamis (6/9/2018).

"Aksi ini berupa Jalan Kaki Depok ke Istana Merdeka Jakarta, kami gelar dengan titik kumpul di bunderan Universitas Indonesia, Depok, arah ke Jakarta," kata Roy, Selasa.

Dari sana, katanya, massa bergerak ke Istana Merdeka Jakarra melalui Jalan Raya Lenteng Agung.

"Aksi itu akan kami mulai pukul 06.00 pagi dan diharapkan siang hari sampai di depan Istana Merdeka, Jakarta," kata Roy.

Ia menjelaskan ada beberapa poin tuntutan, pihaknya dalam aksi ini.

Diantaranya menuntut jaminan kesehatan gratis berkualitas untuk seluruh rakyat, di kelas 3, cukup dengan menunjukkan KTP. Lalu meminta bebas bayar real cost untuk semua pelayanan di rumah sakit. "Serta menuntut agar pemerintah mencabut semua peraturan BPJS Kesehatan dan Menkes yang merugikan rakyat," kata Roy.

Serta itu kata dia, aksi pihaknya juga, menuntut dana cukai rokok atau tembakau yang mencapai lebih dari Rp 80 Triliun, agar 100 persen untuk biaya kesehatan seluruh rakyat Indonesia.

Sehingga dengan begitu kata dia negara akan mampu menanggung semua biaya kesehatan warganya terutama warga miskin dan tidak mampu.

"Dengan ini semua, DKR meminta perbaikan sistem kesehatan, sebelum kita menjadi korban," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota

Ditangkap Polisi, Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ternyata Saudara Korban

Berita Populer