Kanal

Tawuran Antar Pelajar, Alumni Sering Ajak Junior Tawuran: Polsek Kebon Jeruk Undang Pihak Sekolah

Orangtua, kepala sekolah, dan guru bimbingan konseling (BK) diundang Polsek Kebon Jeruk untuk melakukan pertemuan di Mapolsek Kebon Jeruk, Jalan Raya Kebon Jeruk, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/9/2018), membahas soal tawuran antar pelajar. - Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, KEBON JERUK---Tidak hanya siswanya saja, orangtua, kepala sekolah, dan guru bimbingan konseling (BK) diundang Polsek Kebon Jeruk untuk melakukan pertemuan di Mapolsek Kebon Jeruk, Jalan Raya Kebon Jeruk, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/9/2018).

Pertemuan ini membahas terkait antipasi tawuran pelajar yang seringkali diikuti oleh para alumninya.

Baca: Ini Peran 10 Tersangka Pembacok AH Dalam Tawuran Antara Dua Geng Pelajar di Jaksel

"Kepolisian bersama tiga pilar melakukan rembuk bareng tiga pilar bersama dengan kepala sekolah dan guru BK se-wilayah Kebon Jeruk. Kegiatan ini bertujuan menekan aksi tawuran yang terjadi di kalangan pelajar yang sudah sangat memprihatinkan," kata Kapolsek Kebon Jeruk Komisaris Martson Marbun.

Marbun mengatakan, sesuai arahan Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Haryadi agar dapat menyampaikan terobosan dan inovasi terkait bagaimana perkelahian pelajar atau tawuran antar sekolah ini bisa terhenti.

"Tujuannya antisipasi supaya tidak terjadi lagi tawuran di wilayah masing-masing terutama di kalangan pelajar. Dalam hal ini, guru, orangtua, kepala sekolah, serta tokoh masyarakat harus terlibat langsung kepada anak-anak pelajar ini agar tak tawuran," kata Marbun.

Baca: Lokasi Tawuran Pasar Rumput Dipasangi 10 Kamera Pengintai

Marbun mengatakan, tawuran antar sekolah tidak menutup kemungkinan adanya peran-perannya para alumni sekolah yang memprovokasi agar mengikuti aksi tawuran.

"Para pelajar kerap dapat pesan via media sosoal dari para alumni mereka itu. Sehingga pihak sekolah juga harus potong jaringan komunikasi antara alumni dan siswa," katanya.

Marbun mengatakan, di dalam mencegah adanya aksi tawuran antar sekolah, Polri akan melakukan pembuatan spanduk di setiap sekolah, perihal pasal dan ancaman dari tawuran tersebut.

Orangtua, kepala sekolah, dan guru bimbingan konseling (BK) diundang Polsek Kebon Jeruk untuk melakukan pertemuan di Mapolsek Kebon Jeruk, Jalan Raya Kebon Jeruk, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/9/2018), membahas soal tawuran antar pelajar. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Tidak hanya itu, masing-masing sekolah akan dibuatkan patroli sekolah yang personelnya itu anak sekolah laki-laki dan perempuan.

"Perekrutannya itu tak diketahui satu sama yang lain. Kami akan langsung membuat posko-posko anti tawuran bagi anak sekolah," katanya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota

Kronologi Lengkap Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi yang Dilakukan Haris Simamora

Berita Populer