Kanal

Jalan Panjang Menjadi Champion Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 Dimulai dari Jakarta Barat

Enam tim putra dari sekolah di Jakarta Barat berkesempatan mengawali perjuangan panjang, dengan tampil pada opening party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 yang disaksikan lebih dari dua ribuan penonton. - Istimewa

WARTA KOTA, PALMERAH--Jalan panjang untuk menjadi champion Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 dimulai di GOR Lokasari, Jakarta Barat, Sabtu kemarin (8/9).

Venue berlangsungnya seleksi West Region. Dari regional ini,  dua tim basket putra dan dua tim putri terbaik akan melaju ke fase selanjutnya. Untuk bersaing dengan finalis dari tiga region lainnya pada babak puncak atau Championship Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 pada November mendatang.

Enam tim putra dari sekolah di Jakarta Barat berkesempatan mengawali perjuangan panjang, dengan tampil pada opening party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018  yang disaksikan lebih dari dua ribuan penonton.

Tiga tim berhasil memastikan langkah ke fase selanjutnya. Hebatnya, ketiga tim itu semuanya berstatus debutan di ajang kompetisi basket antar pelajar terbesar tanah air ini.

Kejutan pertama datang dari SMA IPEKA Puri Jakarta. Berstatus debutan, tim polesan Fredi Sabera ini  berhasil mengandaskan laju semifinalis tahun lalu, SMA Vianney, 26-19.

Tempo permainan cepat diperlihatkan Skipi (Julukan SMA IPEKA Puri) dari awal laga. Dengan mengandalkan driving menusuk ke jantung pertahanan lawan diakhiri under ring membuat Skipi terus mendulang poin.

Unggul dari segi postur membuat center Skipi, Rafael Theodore Sujiatma bergerak leluasa. Theo yang juga didaulat sebagai kapten tim mampu membawa teman-temannya melaju. Sebaliknya, Vianney yang sejak awal terus tertekan, tak kunjung bangkit.

Pelatih Vianney, Sofyan Charlo Alfons mencoba mengganti strategi dengan  lebih fokus bertahan dan mengandalkan fast break untuk mengejar poin dengan memasang Diki Karel sebagai titik utama dalam bertahan.

Namun, strategi itu tak membuahkan hasil. Vianney harus mengakui keunggulan lawan, sekaligus memupus ambisi lolos ke fase selanjutnya.

 “Pelatih mempercayai saya dalam bertahan. Kami sadar kami dalam kondisi terdesak. Tapi itulah pertandingan, ada kalah dan ada menang. Selamat buat IPEKA,” ujar Diki.

Halaman
123
Editor: Achmad Subechi
Sumber: Warta Kota

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer