Kanal

Djadjang Nudjaman Tidak Anggap Enteng PS Tira

Harian Super Ball edisi Senin (10/9/2018) halaman 11 - Harian Super Ball

PELATIH Persebaya Surabaya, Djajang Nurjaman, menyatakan kemenangan yang didapat timnya dari PS Tira di putaran pertama Liga 1 2018, tidak bisa dijadikan patokan untuk menghadapi kesebelasan berjuluk The Young Warriors itu pada Selasa (11/9/2018), di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Pada putaran pertama Liga 1 2018, April lalu, Persebaya mempermalukan PS Tira di depan pendukungnya dengan kemenangan 1-4. Bahkan, penyerang Persebaya, David da Silva, membukukan hatrik ke gawang PS Tira.

Namun, kata Djadjang, para penggawa Green Force tidak bisa menganggap enteng The Young Warriors.

Katanya, PS Tira telah berubah di pertandingan terakhirnya pasukan yang kini dilatih Nilmaizar itu mampu menundukkan tim kuat Persipura Jayapura.

"Jangan pernah melihat kita pernah menang 4-1 di sana, tetapi lihat terakhir mereka bisa mengalahkan Persipura di kandangnya," kata Djadjang, seperti dilansir Bola.net.

Baca: Roberto Mancini Andalkan Jorginho Hadapi Portugal

Kata pelatih yang biasa disapa Djanur itu, tidak ada pertandingan yang mudah atau lawan yang bisa dianggap enteng.

Katanya, semua lawan harus dihadapi dengan serius.

"Jadi, bukan jaminan mereka ada di bawah kemudian kita gampang untuk mengalahkan mereka. PS Tira tetap tim yang membahayakan," tuturnya.

Sementara Nil menyatakan sudah tahu gaya permainan Persebaya, sebab dia sudah sering bertemu Djanur di banyak pertandingan.

"Kami sama-sama tahu. Dia tahu permainan saya, saya tahu permainan dia," kata Nil.

Di luar lapangan pun, kata pelatih asal Payakumbuh, Sumatra Barat, itu, dirinya cukup dekat dengan Djanur.

Bahkan, baru-baru ini keduanya sama-sama mengikuti kursus kepelatihan Pro AFC.

"Saya sangat kenal siapa coach Djajang, karena saya ambil AFC Pro sama dia. Jadi, coach Djajang teman baik saya, sahabat baik saya," kata Nil.

Baca Selengkapnya Hanya di HARIAN SUPER BALL, Senin (10/9/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Berita Kota Super Ball

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer