Kanal

Tarif Sewa Stadion Patriot Candrabhaga Diusulkan Naik Jadi Rp 200 Juta

Suasana pertandingan cabang olahraga sepak bola putra Grup A Asian Games XVIII 2018 tim nasional U-23 Indonesia kontra timnas U-23 Chinese Taipei di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/8). (Michael Siahaan) -

DINAS Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi akan mengajukan usulan kenaikan tarif sewa Stadion Patriot Candrabhaga sebesar Rp 200 juta, untuk tahun 2019.

Usulan itu akan diajukan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk dimasukkan dalam penyusunan Perda yang baru pada 2019.

"Kita sudah ajukan revisi tarif sewa stadion sebesar Rp 200 juta dari sebelumnya Rp 52,2 juta. Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi saja tarifnya Rp 150 juta, padahal kapasitas kita lebih besar 30 ribu penonton," tutur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi, Tedy Hafni, saat dihubungi, Minggu (9/9/2018).

Tedy menjelaskan usulan tarif sebesar Rp 200 juta untuk pertandingan liga 1 sementara untuk pertandingan internasional bisa lebih dari itu.

"Laga internasional awal Rp 79 juta, kita akan ajukan pasti akan lebih dari Rp 200 juta. Mudah-mudahan usulan diterima dan nanti bisa diterapkan pada tahun 2019," jelas Tedy.

Sebelumnya juga diberitakan, pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi dari tarif sewa Stadion Patriot Candrabhaga berkurang hingga 75 persen.

Awalnya pada tahun 2017, PAD dari stadion mencapai 2 Miliar. Namun, hingga tahun 2018 ini target tersebut diyakini tidak akan tercapai.

"Sulit ya tercapai ini sudah mau akhir tahun. Kita tahu stadion tahun ini direnovasi dan digunakan laga Asian Games. Tahun ini baru satu yang sewa yaitu laga Persija vs Selangor FA beberapa hari lalu," kata Tedy.

Tedy menjelaskan pihaknya akan merevisi target PAD dari Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

"Tahun ini kemungkinan kita ada revisi, karena target tidak akan tercapai kalau tetap seperti tahun kemarin. Kita paling tidak ya sekarang baru mengusulkan tidak lebih dari Rp. 500 juta karena diperkirakan tahun ini hanya lima atau enam kali aja yang pakai disini,” ucap Tedy.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer