Kanal

Kurang Terawat, Rambu di Pelican Crossing Sering Ngadat

Pelican crossing di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat tidak optimal fungsinya. - Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan

PEMPROVĀ DKI berupaya menggantikan fasilitas baru untuk pejalan kaki, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) menjadi pelican crossing.

Namun pejalan kaki dan para pengendara justru berpendapat fasilitas tersebut belum maksimal fungsinya.

Ini terlihat di pelican crossing Jalan Kebon Sirih dekat Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta Pusat.

Di lokasi, selain pelican crossing, banyak fasilitas lain yang terpantau kurang optimal fungsinya.

"Nih mas, tombol rambu pelican crossing buat si rambu ini memberi tanda untuk pengendara bermotor agar berhenti dan saya bisa pun jadi bisa nyebrang kan. Nah, kadang kalau saya tekan tombolnya, malah ngadat. Engga fungsi. Kadang, saya pakai tangan melambai. Saya itu kalau lagi buru-buru tuh begitu," papar Aya (40), seorang pejalan kaki di lokasi, Minggu (9/9/2018).

Aya mengatakan, fasilitas pendukung seperti lampu indikator rambu pelican crossing juga kerap bermasalah.

Itu terjadi kala Aya hendak menyeberang pada malam hari sepulang kerja.

"Gue mencet nih, lampu indikator rambunya itu enggak nyala-nyala. Kadang juga nyalanya pun saya pencet enggak pengaruh ya. Tetap saja di lampu indikatornya merah terus. Enggak hijau-hijau," lanjut Aya.

Masih di lokasi yang sama, warga bernama Ari (39) berpendapat sama yakni tidak berfungsinya rambu pelican crossing di Jalan Kebon Sirih itu.

Menurutnya, apabila alat indikator rambu di pelican crossing tak berfungsi baik, seharusnya ada satu-dua petugas yang ikut berjaga.

Halaman
1234
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Max Agung Pribadi

Video Mesumnya Diputar di Kelas dan Tersebar, Siswi Berprestasi di Karawang Terpaksa Pindah Sekolah

Berita Populer