Kanal

Direnovasi dan Digunakan Asian Games, Pemasukan Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Merosot

Suasana pertandingan cabang olahraga sepak bola putra Grup A Asian Games XVIII 2018 tim nasional U-23 Indonesia kontra timnas U-23 Chinese Taipei di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/8). (Michael Siahaan) -

PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi dari tarif sewa Stadion Patriot Candrabhaga berkurang hingga 75 persen.

Awalnya pada tahun 2017, PAD dari stadion mencapai 2 Miliar. Namun, hingga tahun 2018 ini target tersebut diyakini tidak akan tercapai.

"Sulit ya tercapai ini sudah mau akhir tahun. Kita tahu stadion tahun ini direnovasi dan digunakan laga Asian Games. Tahun ini baru satu yang sewa yaitu laga Persija vs Selangor FA beberapa hari lalu," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi, Tedy Hafni, pada Minggu (9/9/2018).

Tedy menjelaskan pihaknya akan merevisi target PAD dari Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

"Tahun ini kemungkinan kita ada revisi, karena target tidak akan tercapai kalau tetap seperti tahun kemarin. Kita paling tidak ya sekarang baru mengusulkan tidak lebih dari Rp. 500 juta karena diperkirakan tahun ini hanya lima atau enam kali aja yang pakai disini,” ucap Tedy.

Tedy menambahkan tercapainya target 2 miliar pada tahun 2017 dikarenakan digunakan sebagai home base dua klub Liga 1, Persija Jakarta dan Bhayangkara FC.

Selain itu, pertandingan laga Internasional juga cukup sering digelar di Stadion itu.

"Nanti kemungkinan target tahun 2019 akan kembali 2 miliar. Tahun ini sepertinya tidak bisa pakai target seperti tahun 2017," jelas Tedy.

Tedy mengatakan pihaknya memberikan tarif sewa penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga, di Jalan Ahmad Yani, Bekasi diangka Rp 52 juta dua ratus ribu untuk liga 1.

Sedangkan untuk laga internasional Rp 79 juta.

"Iya dari hasil sewa itu masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mereka yang menyewa si bebas untuk umum. Tapi kita prioritaskan untuk Liga 1 atau Laga Internasional," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer