Kanal

Bekal Memulai Usaha dari Tya Adhitama

Tya Adhitama saat peluncuran buku yang ditulisnya yang berjudul 'Navigating Turmoil' di Kampus IPMI, belum lama ini. - Warta Kota/Lilis Setyaningsih

ADA tiga hal utama yang diperlukan praktisi bisnis, yaitu Govern, Strategize, dan Challenge.

Govern (bagaimana membangun visi dan leadership), Strategize (bagaimana merancang strategi untuk mengembangkan bisnis), dan Challenge (bagaimana menghadapi tantangan selama mengembangkan bisnis).

"Panduan dalam menghadapi tiga isu menjadi penting, karena tahun 2030 mendatang Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia. Selanjutnya, di 2050 mendatang, Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi keempat terbesar di dunia. Oleh karena itu, anak-anak muda Indonesia harus sudah siap dengan hal itu," ujar Tya Adhitama saat peluncuran buku yang ditulisnya yang berjudul 'Navigating Turmoil' di Kampus IPMI, belum lama ini.

Ia menjelaskan, buku "Navigating Turmoil" menyasar segmen pelaku bisnis, entrepreneur, dan millennials.

Walaupun lebih ke anak muda, namun buku tesebut tidak hanya untuk segmen muda berusia 20-40 tahun.

"Segmen usia di atas 40 tahun juga bisa memiliki buku ini untuk membekali anak-anak mereka yang ingin memulai usaha. Sebab, buku ini memberikan contoh yang baik dalam berbisnis, terutama untuk generasi pemimpin mendatang," ujar Tya yang juga pendiri sekaligus CEO PT Navigadhi.

Berbekal pengalaman 35 tahun menjadi profesional di bidang manufaktur, manajemen, perbankan dan keuangan, pelatihan, pendidikan, nirlaba, dan filantropi, Tya cukup 'lincah' mengutarakan pemikirannya yang dituangkan dalam buku yang dibandrol Rp 385.000 ini.

Tya mengutarakan rencananya yang akan mempromosikan buku tersebut ke kampus-kampus yang memiliki jurusan bisnis.

Termasuk, menggelar workshop di perusahaan dan sekolah-sekolah yang dikemas dalam bentuk series games.

Buku 'Navigating Turmoil' dapat dipesan langsung di Toko Buku Afterhours, Periplus, Kinokuniya, Books & Beyond, Tokopedia, Bukalapak, atau Amazon.

Sementara itu, Direktur Pusat Kasus IPMI Derry Habir mengungkapkan pemikiran utama dari peluncuran buku yang dirancang secara unik ini.

“Saya percaya para eksekutif berpengalaman ingin melihat bagaimana perusahaan seperti Panasonic Gobel dan GE menyikapi isu-isu penting, dan juga untuk mereka yang baru memulai karirnya, akan menemukan buku ini sangat menarik," ujar Direktur Pusat Kasus IPMI Derry Habir di kesempatan yang sama. (Lis)

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer