Kanal

Rupiah Menguat Kembali, Investasi Emas Meningkat

- Warta Kota/Rangga Baskoro

SETELAH sempat melemah dan menembus Rp 15.029, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menguat. Saat ini nilai tukar per 1 dolar AS dibuka pada angka Rp 14.900.

Namun demikian, banyaj masyarakat yany ancang-ancang untuk melakukan investasi, baik membeli dollar maupun emas.

Hal itu terjadi di Sentra Emas Cikini, Kamis (6/9/2018).

Namun, tak seperti kebanyakan orang lainnya yang melakukan investasi dollar, Hardi (29) seorang pembeli emas lebih memilih untuk investasi logam mulia.

"Kenapa saya pilih investasi emas, karena menurut saya, emas itu lebih cenderung mengalami kenaikan daripada penurunan," ungkap Hardi di lokasi.

Ia menyatakan, harga emas memang juga mengalami naik-turun, namun tidak fluktuatif seperti seperti pada nilai tukar rupiah.

"Tadi saya belinya emas 24 karat denan kadar 95 persen, per gram dapat yang Rp 580.000. Kalau misalnya turun paling hanya beberapa ribu saja. Tapi kalau naik bisa berpuluh-puluh ribu," ungkapnya.

Hal itu dibenarkan oleh Rika (26) seorang penjual emas. Investasi logam mulia dinilainya lebih menguntungkan daripada membeli dolar AS.

"Memang kalau emas lebih menguntungkan ya, dengan catatan beli emas yang 24 karat dengan kadar 95 persen. Kalau di bawah 24 karat naiknya hanya sedikit saja. Bahkan cenderung stabil setelah beberapa tahun," katanya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota

Viral Curhatan Penumpang Lion Air yang Tak Dapat Tempat Duduk: 'Suruh Nyari Sendiri Emang Kopaja'

Berita Populer