Kanal

Rupiah Terpuruk di era Jokowi, Hotman Paris Hutapea Sebut Pengusaha Asing Mulai Bentuk Tim Advokad

Hotman Paris Hutapea - instagram @hotmaparisofficial

PENGACARA kondang Hotman Paris Hutapea memberi sinyal bahwa kondisi rupiah yang terpuruk terhadap dollar Amerika telah membuat sejumlah pengusaha asing bersiap gulung tikar.

Hotman Paris Hutapea menjelaskan hal tersebut dalam 3 postingannya di akun instagramnya @hotmanparisofficial.

'Kreditur asing mulai mempersiapkan tim advokat menyikapi melemahnya rupiah terhadap dollar,' tulis Hotman Paris Hutapea di salah satu postingan akun instagramnya @hotmanparisofficial.

Dalam postingan berikutnya Hotman Paris Hutapea menjelaskan mengapa pengusaha bisa bangkrut dan kreditur asing mulai bersiap gulung tikar.  

Hotman Paris Hutapea pun menjelaskan hal tersebut lewat videonya bersama seorang pengacara asing. 

"Halo menteri hukum dan ham dan komisi 3 dpr. Sudah sudah sngat mendesak, you must change bankruptcy law. UU kepailitan kita adalah terburuk di seluruh dunia bahkan lebih kejam dari chapter eleven atau UU kepailitan di Amerika," ujar Hotman Paris Hutapea dalam video tersebut. 

Menurut Hotman Paris Hutapea, menguatnya dollar Amerika akan membuat banyak pengusaha-pengusaha di Indonesia gulung tikar alias bangkrut. 

"Mudah-mudahan tidak. Yang bikin mereka cepat mati adalah gampang banget dipailitkan. Karena UU kepailitan kita yang produk IMF sangat terkejam di dunia walaupun negara kita negara Pancasila. UU kepailitan Amerika sangat-sangat melindungi debitur," ujar Hotman Paris Hutapea. 

Dalam postingan berikutnya Hotman Paris Hutapea menunjukkan tulisannya tentang UU Kepailitan Indonesia yang banyak dibahas di Hongkong. 

Dalam tulisan itu Hotman Paris mempertanyakan mengapa UU kepailitan Indonesia yang sebenarnya dibuat hanya untuk mengatasi krisis moneter di Indonesia sampai kini belum diubah.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer